Wednesday, March 16, 2005

blog..blog..blog...

Blog…blog…blog….
Lately, kata itu terus terngiang2 di benak ®oel. You know why? Because I’m doing my paper on it!!! Ya….the blogging effect is enormous on me so that I decided to do a research of it.
You can check my progress in doing the paper *though it has a slow motion in the improvement :( * by clicking my blog at www.aboutmypaper.blogspot.com
Ya…ternyata kesukaan terhadap blog membuat roel jadi punya bahan kajian untuk skripsi. Awalnya agak2 confused juga sih. It’s a broad issue. So, I’ve to narrow my focus. Akhirnya, jadilah judul yg terbaru. Percaya ngga? *ngga tuch :) heuheuheu* roel udah ganti judul kira2 lima kali-an, if I’m not mistaken. Bener2 terbukti deh bahwa menulis bukan pekerjaan sekali jadi. Roel pernah baca bahwa writing is rewriting. Maksudnya adalah menulis itu sebenrnya menuliskan kembali hal-hal yang qta tulis. Makanya, ngga usah minder deh klo misalnya kamu nulis sesuatu terus ngerasa klo tulisan itu adalah tulisan yg ngga bermakna or jelek karena memang tulisan itu ngga sekali jadi! Lagipula, you’re not alone….^_^ Roel juga bener2 ngerasa aneh klo ngeliat hasil tulisan roel.
Kenapa menulis dikatakan bukan pekerjaan sekali jadi? Karena ada bbrp tahap untuk menghasilkan tulisan yg bagus. Tanya deh sama penulis tenar. However, memang sih ada org2 tertentu yg punya briliant gift to make a finest writing in one touch. Kayak siapa coba? Klo boleh roel sebut, mereka adalah Taufik Ismail, Helvy Tiana Rosa, Faiz anaknya mbak Helvy, or other writers you know. Qta nyadar diri aja kali ya? Namanya hasil yg bagus itu pasti merupakan usaha kerja keras en butuh waktu.
Mmhhh….InsyaAllah ®oel ngga akan patah semangat deh walaupun suka ngerasa “koq skripsi roel ngga maju2 ya?” pas dipikir2 ternyata itu krn roel ngga nyediain banyak waktu untuk menulis. Masih ada keinginan langsung jadi. Padahal kan…????
Ada tausyiah yg ngena di hati dari seseorang yg roel anggap lebih dari sekedar guru tahsin. "Selesain studi itu ibadah...banyak ke perpus dan pinjem skripsi org lain buat rujukan." Thanks ya pa Ustadz!
Ya…memang benar. Hal itu sempet luput dari pikiran roel. InsyaAllah apa yg roel lakukan skrg adalah ibadah, so...pasti dunk Allah akan menurunkan pertolonganNya, iya ngga???

*** Becoming A Star ***

Extensive Reading Assignment #2
#8 semester, 2004
Becoming A Star
Nowadays, televisions are performing programs about how to be a star. Pioneered by SCTV, which gave Pop Star, followed by Indosiar, which offers [offering] Akademi Fantasi Indosiar and the last but not least, RCTI which present [presenting] Indonesian Idol an adaptation program from United States. No wonders there are many teenagers and adults who dream to be celebrities. Being popular, get many luxurious things and liked by people are a few of their expectations when they turn out to be celebrities.
To show that hard work is needed if they want something is clearly showed in the program. It makes the programs have a value. However, the drawbacks are also not a little. The programs construct the mind of young generations that become a celebrity is the only way if they want to be a star. They are just given an idea about how to be popular, famous and can get stuff they want. They just think about themselves, they rarely bear in mind how to be valuable for others or to have a significant role in society.
Actually, there are many occupations to be a star that young people can take, occupations that have activities are worthwhile for many people. For example, we can help homeless children who live in the street a free education by teaching them. We can collect charity for people who get natural disaster and we may become a volunteer for humanity mission. What have [has] been mentioned are only a few of activities that people can experience the beneficial. What comes up in my mind is that is it true being [to be] a star is always [only] being [to be] a celebrity?
Note: kata2 yg diwarnai merah di atas adalah kata2 yg sesuai dgn naskah asli dan mengalami revisi (kata2 yg di dalam kurung) saat diketik untuk posting dr blog ini.
Nah, kan? Ternyata setelah mengendap setahun essay tersebut masih harus direvisi.

Monday, March 14, 2005

mencoba bertahan....:::

Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang
Dihempas sang ombak
Pernah denger lagu-nya ADA Band? Kemaren pas lagi shalat dzuhur, ada sayup2 suara nyanyian lirik di atas. You know what?? yg nyanyinya anak kecil!! wuih...ngga heran aja sepupu yg masih SD dah hafal lagu2 band Indonesia terkenal macem Peterpan en so on.
Niwei....roel ngga bakal bahas ttg band2 itu. Cuma jadi sedih aja, shalatnya roel jd ga khusyuk gara2 denger lagu itu :( Well, the bottom line is that I like the lyric. Karang di laut itu kan kecil, yak? Tapi bisa tetep kuat walaupun dihempas oleh ombak setiap harinya.
Ya....begitulah sunnatullah. Alam diciptakan sedemikian rupa oleh Sang Maha Pencipta dgn segala keunikannya. Sungguh beruntung orang2 yg mau mengambil ibrah dari itu. Maka....Roel putuskan untuk tetap bertahan......bertahan dgn smua aktivitas yg menjadi jantung bagi perjalanan kehidupan roel....bertahan walaupun roel blm bisa membagi waktu antara aktivitas itu dgn kebutuhan roel pribadi (mis:ngerjain skripsi heuheuehu)
tetap...bertahan...bagaikan...karang...
semoga, aamiin
PS:ada sms dr temen sbg penyemangat
knp Nu ga smngt?mmg br x ini ngdpn akripsi,ms dah ttk drh pnghbsn Nu nyerh,smngt donk Nu!Apa jdnya nanti klo seorg Nu*** tb2 pth smngt.Biar smngt pa Nu mau Na mintain ..bla..bla... (off the record yg ini mah)
thanks, ya Na! Hopefully, I can graduate in time.

Saturday, March 12, 2005

getting stuck...again..and again...

You know what?? I get stuck again….I dunno why. I think it’s because I dunno what is I’m gonna do. Well…it is true that I am working on my paper. Then, I’ll take writing as my research focus. Then, I’ll also take weblog as my….. my apa yak? Pokoknya…yg diteliti deh. Waduh….gimana mau selesai cepet klo roel sendiri masih kebingungan. And I am confused about my confusion… ^_^ *confused koq masih bisa senyam-senyum!*

I called Bu Della this morning. I want to ask her to give me a favor. I’d like her to help me construct my understanding about my paper. Well…I know that I have Bu Rojab and Pak Wahyu as my supervisor, but I think it’s relevant for me if I ask Bu Della since I’m gonna take up her students in Writing class as my respondents. You know, Bu Della laughed at me when I couldn’t answer her question on my paper. She asked me the aim of learning journal—I think of changing the topic instead of collaborative writing—and I got embarrassed because I dunno what my aim is!!!! Mmmhhh….mau jadi apa my paper ntarnya, yak?

I wanna know how my friends are. Do they run their paper smoothly? Do they get confused as I do? Some of them have done the Ujian Sidang at the beginning of the month. I do pray for their success in the future when they are living in the real community. Oh…I really want to be a valuable person since it is the way to be the best Muslim.

Keep your fingers cross for me, okey?

Thursday, March 03, 2005

bagaimana komentar Anda???

Terik panas siang itu tidak menyurutkan langkahku untuk pergi ke LA. *What??? Roel is going abroad???* Heuheuheu :D ngga koq, roel cuma ke Lembah Anai, dan ini bukan tempat shooting sinetron laga lho. Ceritanya siang itu, roel mau beli makan. Kan panas banget tuh yak? Terus, roel ampe sipit2 gitu deh matanya. Niwei....pas dateng ke warungnya, walaupun dgn mata yg agak2 beradaptasi sama situasi yg lebih gelap, roel masih tetep bisa liat tayangan tipi.
"Bagaimana komentar artis tentang bla..bla..si anu..si itu.."
Euleuh....siang2 teh ngomentarin orang, ngga ada kerjaan kali, yak? Mending kaya roel, beli makan. Kan kenyang tuh :) Tapi, pas diliat lagi...cukup menyita perhatian roel yg lagi milih2 makanan. Jadinya, roel melirik juga deh ke tipi yang terpasang di dinding atas.
"Ya..kalo mau beristirahat dari ketqwaan silakan...mau ngga taat sama Tuhan yo monggo...." kira2 gitu deh salah seorang artis--yang skrg telah berkomitmen menggunakan jilbab--mengomentari keputusan artis tertentu.
"Ya...kita sih kasian aja sama dia..tapi itu memang urusan dia sama Allah." Yang ini kira2 komentar dari artis lainnya--sama2 menggunakan jilbab.
So what gitoo loch...! Mungkin itu yg terpikirkan, tapi roel punya beberapa lintasan yg sempat datang saat melihat kenyataan ini, kenyataan bahwa gosip or ghibah or apapun namanya memang ngga pernah (semoga belum) bisa hilang. Pertama, kenapa pula si artis ditanyain masalah itu? Katanya boleh klo qta membicarakan seseorang tetapi hrs dgn tujuan mencari solusi. Lalu, apakah itu bisa jadi solusi bwt artis yg lagi diomongin? Roel kira ngga. Si artis yg ditanya--roel kira mrk benar2 telah berubah--pasti ingin beramal kebajikan sebanyak mungkin, tapi dgn diwawancarai spt itu malah membuat mereka melakukan kegiatan yg seharusnya tidak dilakukan (ngomongin orang). Kedua, roel tetep seneng sama kesadaran artis2 itu ttg kewajiban menjaga aib sodaranya. Mereka ngga ngomong sembarangan yg bisa nyakitin seseorang, tp dgn cukup bijak mendo'akan semoga dia bisa kembali baik. *Ini juga kebingungan roel sih, soalnya pernah baca klo qta ngedo'ain org spy kembali ke jalan Allah bisa jadi itu juga ghibah..gimana dunks ne pa ustadz?? eh ada yg jd ustadz ngga ya?* Ketiga, roel pernah juga punya pengalaman diwawancara kek gitu *deu..serasa artis aja heuheuheu* sebenernya yg nanya tuh cuma adik tingkat. Selesai mentoring, dia nanya..."teh, boleh nanya tp ngga ada hubungannya sama materi ini?" Roel jawab, "boleh" Kalo dijawab ngga boleh kan ngga lucu ^_^ Terus dia nanya, persis kek pertanyaan wartawan gosip, "menurut teteh gimana ttg si fulanah?" Wah...awalnya roel ngga tau harus cakap apa. Tapi...jawaban roel juga hampir mirip kek jawaban artis2 di atas. Paling roel cuma nambahin bahwa sebaiknya qta ngga membuat itu jadi bahan ngomongin org, cukuplah itu membuat qta menghisab diri. Apakah qta sudah benar2 berusaha menjaga hidayah Allah ini? Apakah qta juga lebih baik dari dia?
Niwei...skrg tuh susah juga ya jadi kuin (kurang informasi) ttg hal yg remeh temeh gini. Si artis ini nikah sama siapa....si Artis itu berantem sama siapa...cerai dari siapa....rebutan harta gono-gini... Urgh....capek tau!!!!! Tapi, roel juga jawab ke adik itu klo pun qta nonton (soalnya di kostan ada tipi) jadikan itu sbg bahan u/ tausyiah. Informasi2 tsb benar2 menyadarkan qta nahwa gini lho kondisi masyarakat qta...masih spt ini lho umat yg membutuhkan uluran dakwah qta....
Semoga tulisan ini pun tidak menjadi amal buruk roel, hanya ingin berbagi cerita. Semoga bisa menjadi perenungan...

Sunday, February 27, 2005

.::begadang::.

"Begadang jangan begadang...kalau tiada artinya..." Wah...bukannya saya jadi penggemar Rhoma Irama lho! Beberapa malam terakhir saya emang tidur malam terus. Kan lagi didatangin tamu bulanan, so I decided to spend da night on working my paper. Niwei...paper-nya sih ga beres, tapi lumayanlah dapet tulisan en ngedit articles from the internet.
Diawali hari Selasa, saya baca2 en nge-stabilo-in tumpukan artikel. Baru bisa tidur pukul 2 pagi. terus besoknya tidur jam 10. Besoknya lagi tidur jam 11an. Besoknya lagi tidur jam 12an. Malam tadi I went to bed at 2.30 in the morning. Kenapa sih saya maksa gitu tidur malem? Ya karena itu...saya dapet libur untuk ga bangun malam dulu, ga harus QL dulu. *tapi kan bisa tetep banyak doa, Roel!!* Alhamdulillah, saya masih bisa bangun kurang dari jam delapan *ups...jam tujuh koq* Sebenernya mungkin ini ga seberapa dibanding sama teman2 yg udah beres skripsinya. Salah satu dari mereka cerita bahwa dia sempet sakit. Katanya sih kemungkinan gara2 dia ngerjain skripsinya itu *duh..skripsi..skripsi..engkau membuat bnyk org menderita :D*
Tadi pagi, bangun jam 6 kurang langsung disambut komentar sama temen yg kamarnya aku pake ngetik. Dia bilang, "Teh, ngga bagus tau klo perempuan banyak begadang!"Iya juga sih...ntar jangan2 mata jadi sayu...kulit jadi kusam...en badan jadi bau...*lho apa hubungannya?* ^_^ Saya ngeles sambil bilang, "Cuma skrg2 doang koq, mumpung lagi"
Ternyata bener juga klo begadang tuh ngefek ke siangnya *iyalah..* skrg mata saya jadi agak2 sepet...butuh korek api bwt ngeganjel heuheuheu....tapi moga2 saya ngga sakit...

Friday, February 25, 2005

Aksi Spektakuler yang Kurang Publikasi (kemana aja wahai kuli tinta???) *ini jerit hatiku

Hadirlah di Nanggroe Aceh Darussalam. Datang dan berjalanlah ke posko-posko bantuan pasca tsunami. Kunjungilah camp-camp pengungsian yang tersebar di berbagai tempat. Lemparlah pandangan mata ke banyak ruas-ruas jalan kota-kota Aceh, dan bebagai lokasi bencana. Kita pasti akan mendapatkan suasana yang hampir mirip ada di berbagai tempat itu. Mata kita, pasti akan dengan mudah menangkap sejumlah orang yang nyaris tak pernah berhenti melakukan aksi-aksi sosial. Mereka, anak-anak muda yang sejak hari pertama pasca tsunami sudah hadir dan berkeliaran di lokasi-lokasi bencana. Awalnya jumlah mereka hanya puluhan orang, tapi kini jumlahnya sudah mencapai angka ribuan orang. Mereka mayoritas bukan orang-orang setempat, melainkan datang dari berbagai penjuru nusantara. Dari kostum dan atributnya, kita pasti segera mengetahui bahwa mereka adalah kader-kader PK Sejahtera. Truk dan tronton yang membawa bantuan begitu sering berlalu lalang di wilayah Aceh Besar, lokasi pusat posko inti bantuan untuk Aceh.
Kesan di atas adalah pendapat para warga dan wartawan media massa manapun yang sempat hadir di pekan pertama dan kedua paska bencana. Seorang wartawan radio terkenal di nusantara menyerahkan bantuan sosial yang disalurkan pendengarnya nmelalui sayap-sayap posko PK Sejahtera yang tersebar di berbagai titik. Ia beralasan, “Saya sendiri yang melihat sejak hari pertama paska bencana, PK Sejahtera saja yang sudah memulai gerakan pertolongan dan penyelematan.”
Di mata masyarakat Aceh, PK Sejahtera juga mempunyai nilai istimewa. Seorang pengendara ojek motor yang kami tumpangi saat melihat sejumlah kader PK Sejahtera spontan saja mengatakan, “Kami di sini sudah percaya betul dengan mereka…” Ia mengatakan hal itu sambil mengarahkan pandangannya kepada kade PK Sejahtera dan poskonya yang selalu ramai dengan aktivitas bantuan kepada para korban. Ada sejumlah pengalaman lain yang hampir mirip dengan pengalaman kami itu.
Sayangnya, aksi-aksi seperti itu kurang publikasi. Para kader dan relawan Aceh memang begitu sibuk menggelar aksi dan melayani para pengungsi. Dalam beberapa malam, mereka bahkan kerja hingga pukul 12 malam untuk sekedar bongkar muat logistik yang datang beeertrruk-truk sepanjang hari. Keegiatan itu bahkan harus dilakukan ulang, saat mereka akan melakukan ekspansi pengiriman bantuan ke lokasi bencana yang lain. Mereka harus mengembalikan lagi barang-barang bantuan logistik itu ke truk-truk yang sudah siap berangkat. Belum lagi langkah koordinasi dan persiapan mereka yang terus menerus dilakukan setiap malam, untuk melakukan aksi-aksi keesokan harinya. Rapat-rapat yang sangat melelahkan karena sering harus melewati ambang permulaan hari, alias melewati jam 12 malam.
Sekali lagi, sayang. Tak ada konferensi pers yang diselenggarakan oleh para relawan itu. Tak ada juga media center yang melayani informasi kegiatan relawan PK Sejahteraa di Aceh dan berbagai tittik di Sumut. Kalaupun ada wartawan yang hadir, itu pun kebanyakan wartawan media ‘sendiri’, yang isinya tidak lain kader-kader PK Sejahtera sendiri. Padahal, sekedar membuat press release beisi aktivitas satu hari Posko PK Sejahtera, lalu mengundang para insan pers ke lokasi posko, tidak seberapa sulit. Sebabnya, paraa wartawan media itu umumnya ‘mangkal’ di pendopo Gubernuran menanti berita.
Mungkin, kesibukan begitu menyita pemikiran para relawan itu. Mungkin, keadaan yang begitu menuntut peeercepatan begitu menguras perhatian mereka. Mungkin, tidak sedikit di antara mereka yang masih merasa ‘tabu’ mempublikasikan aksi-aksi sosialnya dengan alasan menjaga keikhlasan. Mungkin, mereka memang beelum menaruh perhatian serius menggalang opini umum guna menarik pembeeritaan di media massa. Ada pula asumsi yang mengatakan bahwa media massa umumnya memang dikendalikan oleh kepentingan yang menyebabkannya sangat membatasi porsi pemberitaan aksi-aksi PK Sejahtera.
Bagaimanapun, ada salah satu ungkapan yang pernah dikatakan mantan PM Turki Necmettin Erbakan dan kini sudah akraab di pikiran para jurnalis media Islam: “Media massa adalah pilar keempat seteelah trias politica yang sangat menentukan perjalanan sebuah bangsa.”
Majalah Da’watuna, edisi 6/th. 01/Januari-Februari 2005
Yup….ternyata aksi seperti ini memang jarang sekali lewat di layar kaca. Pernah saat 1-2 hari setelah bencana, diberitakan bahwa DPP PK Sejahtera di Jakarta sudah kebanjiran bantuan dan akan segera disalurkan. Saya sempat melontarkan ucapan, “Mmh…mana partai yang lain, ya?!” Tiba-tiba Ibu saya yang sedang menonton juga bilang, “Husy…ulah kitu, riya eta mah.” (jangan begitu, itu riya) Gedubrak….dezigh…astaghfirullah’aladzhim…semoga bukan. Tapi saya saja, yang cuma merasa bagian dari mereka yg sigap membantu, sempat ada rasa bangga melihat kesigapan mereka, apalagi kalo mereka harus bilang2 mengenai bantuan itu. Wah..wah…bisa2 setan datang ngeganggu deh. Begitu berat menjaga hati tetap ikhlas. Walau begitu, berita memang diperlukan agar masyarakat tahu yang terjadi di lapangan. Mungkin semua itu kembali lagi pada kepandaian hati dalam menjaga keikhlasan, semoga Allah mendekatkan pertolongan-Nya, aamiin.
Fur kader2 dakwah di mana pun Antum berada, keep fighting against the evil. May Allah bless you all.

# Kala Pagi Menjelang #

Kala pagi menjelang
Sambutlah dengan senyuman keimanan
Kebahagiaan pastilah datang
InsyaAllah, untuk muslim yang mengejar harapan

Kala pagi menjelang

Lupakan kain tebal yang menghangatkan

Karena ia hanya akan membawamu kembali

ke alam mimpi nan semu

Kala pagi menjelang Allah mencurahkan keberkahanNya

Bukankah kita ingin adanya kebaikan untuk setiap amal yang kita rencanakan?

Maka, pagi hari ini....bersegeralah menghampiri semesta

after reading the latest of Tarbawi, a magz that inspires me a lot... February, 22 @ Sukaluyu

Thursday, February 24, 2005

turut berduka T_T

Bismillah...assalamu'alaikum fur all of you
Suatu malam, klo ga salah malem Selasa, Ayahnya my roomates nelepon, beliau nanyain kabarnya apakah dia baik2 saja. Apa pasal? Ayahnya denger berita klo di BAndung ada longsor. What? Nah lho..qta aja yg tinggal di Bandung blm denger berita itu. Jadi malu neh... Ternyata emang iya. Kla juga bilang gitu, katanya sih di Cimahi gitu deh. Ya Allah...sekali lagi Engkau tunjukkan ke-Mahakuasa-an Mu...
Terus, kemaren ni saya liat2 berita en kebanyakan tipi nayangin ttg kondisi Bandung yg masyarakatnya binun mo buang sampah dimana *woi pemerintah...pikirin juga tuh!* Eh...taunya longsor yg hari Senin itu adalah longsornya TPA Leuwigajah. MasyaAllah....pasti kan itu bau banget...koq di sekeliling TPA itu banyak rumah2 penduduk sih? Ya...namanya juga rakyat kecil kali, ya? Niwei....saya cuma bisa sedih. Tentunya juga berdo'a semoga sodara2 kita yg terkena musibah itu dan harus menghadap-Nya diterima seluruh amal ibadahnya. Bwt keluarga yg masih hidup, semoga Allah memberi ketabahan yg besar dan stok kesabaran yg banyak.

Knapa pula ya bisa longsor ntu TPA? terus katanya, sampah di Bandung yg mencapai 750 meter kubik tiap harinya jadi ngga keurus. Mmh..di rumah aja klo dah sore suka numpuk ntu sampah, apalagi ini..se-Bandung bo! Mulai skrg hrs ada program reduksi buang sampah ney... Gimana caranya? Gini nih...

  1. Kalo mau beli makan bareng sama temen. so...plastik tempat makannya bisa berdua. ga usah seorang satu
  2. Kalo ngga banyak2 banget ngga usah deh nerima plastik dr warung. Masa cuma beli roti or keripik keju di RUMKIT satu aja musti di plastikin???
  3. Don't you ever...ever... buang sampah sembarangan.

Apalagi ya? Terserah kamu deh...

Sunday, February 20, 2005

..::Mom, I promise you this::..

Bismillah...Assalamu'alaikum to you all...may Allah gives His bless in this lovely day
Akhirnya...bisa juga onlen @ Blogger.
It was a little bit hard to get online a few days ago. I don't know why...probably the computer is the problem. You know, I hafta rent in "warnet" when I am online.
Frankly, I don't what to write. I only want to be known that I'm exist (wuih..narsis amat ^_^) Lately, I've been busy to think about my paper. I hafta finish it if I really want to graduate soon. However, I'm stuck now. Oh..how do I get my spirit? How can I find the easiest way in starting my paper? Anyway..I think I have the answers, only that I'm kind of the lazy people hahahaha :D
Waduh...back to the basic deh. Ngga kuku klo pake English, ntar kali ye klo saya ngetiknya di rumah. Btw...gimana nih cara nyari inspirasi bwt mulai nulis? *gampang!cari pulpen, kertas trus gerak2in deh pulpen itu pake tangan kamu!!* iyalah...saya juga tau, tapi..*knapa hrs ada tapi?* Sbenernya saya dah ada rencana mo ngungsi. Alhamdulillah di Bandung pnya sodara so I'll get to move there for a while. Terus amanah2 itu mo dikemanain? *ke laut aja kali..kikikik*
Innallha ma'ashshoobiriin...*iya tuh! So..jangan patah semangat yak bwt nyari terus kesempatan nulis. Ingat, kerjakan apa yg kamu bisa en miliki sekarang juga!!! No wasting time more* Iya..iya..
Padahal, wkt saya nlp my mom kmrn dulu saya dah minta semangatin ke beliau. Saya bilang, "Mah, ayo dong omongin saya.." Awalnya dijawab, "Apa yah?" Setelah dipaksa *iih..sama ortu maksa :)* akhirnya beliau mengeluarkan juga kata2 saktinya, "Mah cuma pengen teteh cpt lulus, kan Mah dah mau pensiun. Masa ngga kasian sih ke Mah?" Ayo...caiyo... (ini seh kata2 saya heuheuheu)

Wednesday, February 02, 2005

the latest of Father and Son...

Bismillah....Assalamu'alaikum smuah
Suka boyband asal Irlandia? Yup..Boyzone memang sempet terkenal sebelum akhirnya bubar (eh…bubar ga seh? Dah lama ga tau kabarnya). Saya pertama suka dulu….banget pas masih sekolah di Tsanawiyah. *MasyaAllah…sekolah boleh Tsanawiyah tapi lagunya bo!* Ya..namanya juga jaman dulu, yak?
Pertama kenal ma lagu Love Me for A Reason-nya. Jadi suka, akhirnya keterusan ampe sempet beli kasetnya *ada dimana ya skrg?* Nah..kmrn pas nonton tipi *tipi..lagi..tipi..lagi..* tau denger en liat Ronan Keating nyanyiin lagu yg ga asing…
"I know..I have to go… "
Ini saya kenal deh…gitu piker saya, tapi..dimana ya?? …ini kan dinyanyiin bareng Boyzone dulu..apalagi pas liat Yusuf Islam…aha…ternyata Ronan duet ma Yusuf. Saya dulu pernah baca sih kalo lagu Father and Son ini sebelum ma Boyzone emang lagunya Yusuf Islam (sblm masuk Islam namanya Cat Steven)
Jadi inget perbincangan sama temen pas Hadad Alwi featuring PADI. Saya mikirnya hal ini ga terlalu ngefek krn most of the times PADI emang nyanyiin lagu2 mereka yg biasa. Tapi, dia bilang walaupun gitu tetep aja ini terobosan yg bagus…setidaknya PADI percaya ma Hadad Alwi ampe mau kolaborasi segala. Iya juga yak? Moga2 Ronan juga jadi temenan sama Yusuf terus dia sering nanya2 ttg Islam jadi dia dpt info yg valid ttg Islam, ngga Cuma dr media yg mojokin Islam, syukur2 mo tau lebih jauh ttg Islam. Aamiin….
Father and Son (Feat. Yusuf Islam (Cat Stevens)) Father
It's not time to make a change
Just relax, take it easy
You're still young, that's your fault
There's so much you have to know
Find a girl, settle down
If you want you can marry
Look at me, I am old, but I'm happy
I was once like you are now and I know that it's not easy
To be calm when you've found something going on
But take your time, think a lot
Why, think of everything you've got
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not
Son
How can I try to explain, when I do he turns away again
It's always been the same, same old story
From the moment I could talk I was ordered to listen
Now there's a way and I know that I have to go away
I know I have to go
Father
It's not time to make a change
Just sit down, take it slowly
You're still young, that's your fault
There's so much you have to go through
Find a girl, settle down if you want you can marry
Look at me, I am old, but I'm happy
Son
All the times that I cried keeping all the things I knew inside
It's hard, but it's harder to ignore it
If they were right, I'd agree but it's them you know not me
Now there's a way and I know that I have to go away
I know I have to go

Sunday, January 30, 2005

^_^ pagi yang cerah

Bismillah...Assalamu'alaikum smuah
Pagi ini cerah yak? Tapi saya ga bisa lama2 ney..mo ketemu keluarga dulu. Lama ga bersua makin menambah kerinduan..cieu..sejak kapan saya jd sentimentil gini?
Eh..bentar2...saya dah siap blm yak? Mmhh..yup, sepertinya sudah. Hadits nomor tertentu dah tinggal disetorkan...
Mo banyak2 curhat ah..

Friday, January 28, 2005

impian hari ini adalah kenyataan esok hari...

Bismillah...Assalamu'alaikum smuah
Iiihh...sebel banged deh, masa icon yg dari bravenet ilang sich? Waduh..emang kmrn nge-klik apa yak ampe bisa ilang gitoo...
*Waduh..waduh..dateng2 malah marah2..* eh emang itu lagi marah yak? Kirain lagi seneng :) Iya neh, entah knapa si icon yg satu ntu bisa ilang, ga pa2 deh besok2 ditambah lagi. Selain itu, saya lagi seneng nih. Alhamdulillah bisa ketemu temen SD di friendster. Sebenernya saya punya no HP-nya juga, tapi kapan gitoo loh saya punya pulsa sampe sempet2nya nge-sms cuma bwt say hello doang? *duh kasian jd anak kost* Sekalinya punya pulsa bnyk dipake bwt ng-sms pemberitahuan2 gitu deh.
Tadi pas buka2 FS jd inget testimonial yg ditulis temen. Katanya saya tuh bisa betah berjam2 di depan tipi ampe dia mo ngasih saya gelar MPt. Master of Pertelevisian katanya, heuheuheu... Iya juga seh, saya tuh emang doyan nonton. Mungkin kebawa sama my Mom yg jg suka nonton. Beliau dulu paling suka nonton film koboi atau film berbahasa Inggris lainnya. Ngga heran, soalnya beliau tuh guru bahasa Inggris (nurun juga neh ke saya..) Jadi semenjak kecil saya emang dah akrab sama yg namanya tipi. Dulu, sebelum punya tipi sendiri, qt suka nonton di rumah sodara. Untung cuma di samping rumah :) Bahkan sering, saya di gendong pas pulang ke rumah, soalnya my Mom itu nonton ampe malem bangettt.
Masa remaja dilewati..banyak sitcom yg saya suka. Yang paling berkesan adalah Boy Meets World. Menceritakan seorang anak Junior Highschool (sayang saya lupa namanya) dan semua his problem. Terasa sangat logis dan rasional untuk ukuran akan SMP. Ngga kaya sinetron qt (qt?...situ kali :) ceritanyam banyak yg irrasional...aneh....
Ampe sekarang deh saya masih suka nonton. Saya suka ngeri juga sama kebiasaan yg satu ni...tapi alhamdulillah ampe skrg ngga kejadian tuh klo sehari penuh full 24 jam saya nongkrongin tipi *emang qt anak MTV? :)*
Saya pernah baca di Amerika sana ada stasiun tipi Islam, namanya BridgeTV kalo ngga salah. itu dmulai dari kegelisahan seorang ibu ttg pengaruh tipi bwt anak2nya kelak. Ya...ngga bisa dihindari bahwa tipi dan tontonan yg ada skrg masih banyak dipenuhi oleh tayangan yg kurang mendidik (bahkan ngga mendidik). Tapi...saya bener2 ngerasa bahwa tipi tuh punya side effect yg sangat besar, makanya saya juga punya cita2 pengen punya stasiun tipi Islam di Indonesia. Entah saya yg mendirikan (InsyaAllah) atau mungkin orang lain yang Allah beri kelebihan rizqi. Kebiasaan nonton ini jadi punya efek laen. Saya pengen BIKIN FILM!!!! Waduh...kalo itu terwujud..I promise to myself that I will devote my life to do dakwah using this media.
Do'ain aja ya!!!

Tuesday, January 25, 2005

ya..ilang deh

ya...tulisan yg dah di-publish ngga bisa nongol, ya udah ntar2 lagi aja deh posting-nya. dah keburu ilang mood bwt nulisnya, lagian jadi ilang juga ide yg tadi :(

Friday, January 14, 2005

**ujian bukanlah akhir tapi awal dari perjuangan**

Bismillah...assalamu'alaikum smua...
Whooaaa.............senangnya ujian PPL dah selese. Urgh....rasa bete sempet hinggap (emang burung?) sehari menjelang ujian. Kebetulan yang Rabu itu ujian cuma bahasa Inggris. Kita bertiga--saya, Ine en Ela--bener2 sentimen dech pas hari Selasa. Bahkan cerita anak Kimia--yg ujian hari Selasa--sempet juga pada error. Klo ngomong ngga nyambung, mungkin saking kalutnya pikiran.
Ceritanya, pas Selasa pagi dtg ke sekolah, qta menyamakan persepsi lgi ttg apa2 yg harus dibawa besoknya. Oke, laporan individual udah (walaupun blm ditanda tangan), bikin silabus bwt ujian udah juga, laporan agenda harian en silabus saat penampilan juga udah. Terus, mumpung belum siang banget (qta janjian ma dosen tetap en dosen luar biasa jam 12-an) qta memutuskan untuk pergi ke kampus. Untungnya Ine bawa kendaraan, jadi qta ngga terlalu ribet. Alhasil, qta ke kampus. Ngurus2 bimbingan ma dosen bwt minta tanda tangan di FRS (jadi berasa fansnya artis neh), terus Ine ke gedung JICA krn ada janji ma orang, terus juga ngejilid laporan2 (sayangnya punya saya blm selese). Tau2 saat liat jam...haaa? Waduh dah hampir jam setengah dua belas neh. Qta pun cepet2 ke sekolah lagi. Ternyata dosen dari UPI dah di jalan dan dia pn memutuskan mo makan dulu berhubung beliau ngga mau klo kita bertiga ngga ada di sekolah saat beliau datang. Ya udah, kita pun pergi ke sekolah. Tapi....pas datang di sekolah jam 12-an, dah waktunya istirahat siang, bu dosen blm juga dateng. Qta nunggu dgn gelisahnya. Hhmm...mana ya ni dosen, takutnya kann dosen luar biasanya (guru pamong di sekolah) keburu ngajar lagi. Di misscall, di sms...semua udah. Qta masih nunggu aja tuh. Tengak-tengok kira-kanan di depan gerbang kayak mo nyambut bangsawan heuheuheu... Ya udah, qta tenang deh, qta duduk dulu di batu2 depan mesjid, kata Ela. Baru aja melepas beban, alhamulillah bu dosen dateng juga. Qta langsung ngumpul di lab kimia dan ngobrol2 ngalor-ngidul. Ngga penting banget gitu loh...tapi emang ini saat2 dimana qta hrs mengakrabkan diri kali ya? Maklum, ini pertemuan pertama qta bisa ngumpul semua. Setelah itu selese, qta pun pulang. YA ampuuunnn...cuma gitu doang? Aneh kalo qta inget gmn paniknya qta. Saat itu seh, saya ngga begitu panik ttg ngajar besok. Saya masih mikir2 alat peraga sayuran yang blm dibeli. Alhamdulillah...rasa gugup itu ngga begitu besar.
Nah...hari H-nya tiba. Pagi2 saya beli sayuran, tiba di sekolah jam 7.30-an, dan saya masih tenang2 aja. Pas jam sepuluh, ketemu dosen, waduh...udah deh yang namanya rasa ngga bisa dilukiskan lagi. Ampe saya mau jatuh pas ngasih map penilaian. Kata bu dosen, "Tenang...tenang...!" sambil senyum. Alhamdulillah, hari itu bisa dilalui dgn lancar. Anak2 cukup kooperatif pula. Mereka seneng2 aja pas saya bagiin TOP, sebagai ucapan terima kasih dah mo jadi responden (emangnya penelitian?) Ada lagi yang lucu, saya kan bilang ada PR bwt minggu depan. Tau2 pas mo keluar ruangan, anak yang di ujung nyamperin en nanya, "Bu...PR-nya beneran dikumpulin minggu depan?" Dan tawa pun membahana di seluruh kelas. Hahahaha.... (Saya sih tersenyum simpul doang...masa bu guru ketawa ngakak? Cukup orang2 tertentu aja deh yg liat saya kek gitu) :D
Ujian dah selese...ini bukan berarti selesai juga perjuangan saya to make my dream come true, justru titik awal menjemput takdir yang disiapkan Allah SWT. Saya hanya berharap, seperti dalam do'a2 yang saya kirimkan, semoga semua yg saya jalani mendapatkan ridhoNya.
Sebenernya ada beberapa hal yg menjadi obsesi saya. Bener dech, saya pengen banget gagasan2 dan obsesi bisa tercapai, tapi saya pasti akan capek klo itu bukanlah yg diinginkan Allah untuk saya. Sebagaimana seorang teteh pernah bilang, kalo Allah mo ngasih A tapi qt pengen B dan keukeuh peteukeuh..ngejar B maka Allah akan bwt qta capek dgn pengejaran itu. Tapi klo qta ridho dgn A dan berusaha menerima en menjalaninya, InsyaAllah, siapa tau itu adalah jalan yg Allah beri untuk bisa mencapai keinginan B, keinginan punya qta itu.
At last...welcome to the jungle of teaching-learning field!!!

Wednesday, January 05, 2005

stuck at the end of the road

Bismillah...Assalamu'alaikum smuanya....
Enaknya ngapain yak klo ngga ada kuliah? Kali saya aja, ya, yg ngga bisa ngisi wkt. Kmrn aja all day long di kooooooooooooooost mulu. Tapi emang ada aja seh yg dikerjain. Mulai dr baca2 bwt nambah kutipan di Chapter 2 (alhamdulillah dah mulai chapter 2 ^_^). And there's one thing I really like when I am in the kost. Setiap masup waktu shalat, qta bisa langsung shalat, berjamaah pula. Ampe qomat di masjid seb lah aja kalah ma qta heuheuheu :) Semoga bisa istiqomah di jalan ini. Aamiin...
Ya Rabb...saya titpkan doa untuk sodara2 di Aceh agar dpt segera membangun kembali Serambi Mekah ini. Setiap nonton berita, ada aja yg bikin hati tambah miris. Mulai dr seorang relawan yg tega ngambil duit hasil penggalangan (satu jeti bo!) ampe adanya penggalangan fiktif. Indonesia..Indonesia...ngga malu apa ma negara laen, bahkan mrk aja bukan saudara seiman.
NB: I haven't write my resolution 4 this year. Yeah...walo tiap taon, setelah dimutabaah ternyata bnyk yg ngga kesampean seh :( Kenapa belon nulis juga? Karena gagasan2nya tertinggal di 2004, ngga mo ngikut ke 2005 (terinspirasi dr someone's blog)

Monday, January 03, 2005

selaksa rasa untuk Aceh

Bismillah...Assalamu'alaikum smua
Hari Ahad, 26 Desember 2004. Saya sedang bersama seorang sepupu, mengantarnya membeli sesuatu untuk tante yg sdg mengadakan walimatussafar. Saya--bersama dgn sodara2 yg laen--menikmati hajatan hari itu. Kami makan, mengobrol bahkan tertawa bersama2. Tetapi...ternyata...di hari yang sama, saudara2 si Aceh tengah merasakan kekuasaan Allah SWT. Terjadi gempa bumi tektonik dan gelombang tsunami yang hingga saat ini tercatat telah merenggut lebih dari seratus ribu korban. Ya Allah...berilah kami kesabaran menghadapi bencana ini. Ya Rabb...jangan Kau tinggalkan kami. Ya Rabb...berilah kami keringanan dlm menjalani ujian ini. Sesuatu yg menyesakkan dada selalu terasa saat melihat berita yg terus di-up date dari Metro TV.
Saya berharap pemerintah segera menangani bencana ini. Tapi apa lacur....hingga beberapa hari setelah kejadian itu, mayat2 masih banyak yg bergelimpangan. Saya mengira, "O...inilah Indonesia. Tidak sigap membantu saudara2 sendiri. Pantas selama ini kita adem ayem aja melihat kebrutalan Israel thdp Palestin."
Benar2 tidak bisa disangka. Alhamdulillah...semua ingin turut membantu. Mulasi dari anak SD di Jakarta yg mengantarkan sendiri barang bantuan--ditemani para guru--ke posko di Metro TV hingga artis2 yg berduyun2 pergi ke Aceh. Selain itu, artis2 juga menggalang dana untuk Aceh. Saya sempet agak su'sudzhon juga sih pas liat di tipi komentar Anwar Fuady. Dia bilang, "Baru sekarang ini...artis2 turun ke jalan meminta sumbangan di pinggir jalan." Kesannya koq malah angkuh gitu, tapi semoga prasangka ini tidak benar. Semakin hari...saya benar2 melihat bahwa sebagian dari orang2 yg berkuasa *baca:pemerintah* itu bener2 lelet. Tumpukan barang telah memenuhi gudang di bandara, tapi koq ya ngga bisa gitu memfokuskan diri sehingga penerbangan2 yg ga perlu di-cancel aja, untuk dialihkan ke Aceh sbg tujuannya.
Sekarang...saya merasa lebih miris lagi. Ternyata hanya segitu aja ya pemerintah. Baca deh dgn lengkap laporan dari relawan yg sdg di Aceh. Klik disini
Ya Allah...ampuni hamba yg mungkin lebih lambat dlm memberikan bantuan dibanding mereka.
Semoga Engkau mendengar do'a2 yg dipanjatkan kami.

Friday, December 31, 2004

.:bencana ini bencana kita:.

Bismillah....Assalamu'alaikum smuanya...!!!
Hmm...tahun 2004 akan segera berakhir hanya dalam hitungan jam. Esok, mentari yang sama akan bersinar tapi dengan hitungan tahun yang baru. Usia bumi bertambah walaupun hakikatnya malah kita semakin mendekati akhir kehidupan.
Bukan suatu kebetulan jika musibah gempa tektonik dan gelombang tsunami terjadi di akhir tahun. Bukan pula suatu ketidakadilan jika yang menjadi korban terbanyak adalah saudara2 kita di Aceh, yang menurut pandangan manusiawi kita, telah lama merasakan penderitaan berkepanjangan. Ini semua adalah skenario Yang Maha Kuasa. Mungkin terdengar klise jika kita meminta mereka yang menjadi korban untuk bersabar dan tabah menerima musibah ini. Tapi, memang hanya itu yang bisa dilakukan. Apalah daya umat manusia di hadapan Penciptanya? Berpuluh ribu nyawa manusia melayang, mayat bergelimpangan di sepanjang ruas jalan dan di sela2 sampah hasil sapuan badai. Bangunan roboh dan infrastuktur banyak yang hancur. Ngeri kita melihatnya, tapi....Tuhan tinggal menjentikkan jari untuk membuat semua itu terjadi. Kun fayakun...jadi maka jadilah...
Tinggal kita disini, seharusnya merenungi diri. Apa yang salah pada diri kita? Apa yang telah kita lakukan hingga membuat Tuhan begitu marah? Mungkin Tuhan sudah bosan melihat tingkah kita, kalau boleh meminjam lirik Ebiet G. Ade. Kita menyadari kondisi masyarakat kita yang mungkin agak sedikit lupa dengan amanah yg ditujukan saat penciptaan manusia. Menjadi 'abid dan khalifah adalah dua tugas kita. Tapi ternyata kita tak cukup cerdas melakukan tugas tersebut.
Masih ada hawa nafsu yg kerap kita ikuti. Masih ada sifat wahn--cinta dunia dan takut mati--yang kadang menghiasi diri. Masih ada keinginan menguasai kekayaan alam untuk dinikmati sendiri. Semua maksiat dan kesalahan itu semakin menjelaskan kesalahan yang tak berujung. Ya Ghafar...Ya Allah Yang Maha Pengampun...beri kami kesempatan untuk memperbaiki diri. Jika bukan kepada-Mu....pada siapa lagi kami harus bersimpuh? Ya Allah...Ya Rabbi...sungguh semua kesalahan yang telah kami perbuat bukanlah untuk membangkang-Mu, bukan untuk menantang-Mu. Kami hanya tak pandai menguasai diri. Sungguh, kami ingin dunia ini hanya ada di tangan kami, bukan di hati kami. Seperti do'a yang dilantunkan Ali bin Abi Thalib r.a.
Duka ini bukan hanya milik rakyat Aceh. Ini telah menjadi bencana nasional. Indonesia menangis. Indonesia berduka. Indonesia berkabung. Karenanya, usaha mengintrospeksi diri harus menjadi agenda setiap kita. Kita menyadari setiap peringatan Allah untuk suatu kaum, sejatinya adalah peringatan-Nya juga untuk seluruh umat manusia. Toh hikmah di balik duka ini bisa dirasakan. Adalah Malaysia yang melarang pesta tahun baru besar2an. Dengan korban tewas yang "hanya" puluhan orang telah menghentak kesadaran pemerintah Malaysia. Kita...dengan korban terbesar, masihkah harus angkuh? Adalah Hotel Santika yang membatalkan acara tahun barunya, bahkan mengalihkan seluruh dana untuk diberikan pada korban bencana gempa dan tsunami ini. Sayangnya, pemerintah kurang menekankan hal ini sehingga ini tidak menjadi gerakan yang menasional. Masih terlihat panggung di lapangan Gasibu, walau saya belum tau itu ditujukan untuk apa. Semoga untuk penggalangan dana. Masih ada program acara televisi yang sifatnya hiburan dalam menanti tahun 2005.
Hmm...tahun 2005 akan segera kita awali hanya dalam hitungan jam. Ada harapan disana...Ada optimisme yang harus kita bangun disana...Ada Rahmah dan Rahim-Nya yang senantiasa menaungi kita disana. Semoga kiamat sughra yang Allah tunjukkan pada kita mampu menghidupkan kembali hati yang mungkin telah mati. Mampu menerangi kembali hati yang mungkin telah gelap.
Mari kita songsong 2005 dengan semangat baru mengarungi hidup.... Mari kita jelang cahaya ufuk di pagi hari dengan nilai baru di hati kita... Bahwa dunia bukan segalanya. Bahwa penguasaan diri mutlak diperlukan dalam menjalani amanah hidup. Bahwa hawa nafsu, sifat wahn dan sifat "setan" lainnya dapat kita kalahkan dengan kembali mengingat-Nya.....dengan kembali mendekat pada-Nya....

Friday, December 17, 2004

saat harus menghilangkan

Lemahlah yang ingin berhenti di jalan dakwah......Resahlah yang tidak ada keikhlasan di hatinya
Tapi tidak padaku....Aku telah menjual hidupku untuk Islam...dengan balasan Jannah dari Rabb-ku...Juga jalani hidup dengan rasa tentram
Pergi..pergilah..rasa malas itu...Tak pantas kau bercokol di hatiku...Kan kuusir kau jauh-jauh...Dengan ibadah dan do'a sambil bersimpuh...Memohon ampunan dan keikhlasan
Ini ditulis duluuu banged, saya aja hampir ngga percaya pernah nulis ginian. Moga bisa diamalkan apa yg telah terpatri dalam jiwa. Aamiin...

ketika sakit masih harus dirasa

Bismillah...Assalamu'alaikum to you all... Pha khabar niy? Moga baek2 aja, en doain saya ya spy bisa sabar menerima flu yg mampir. ^_*
Hiks...hiks...T_T percaya deh, ini bukanlah tangisan bombay LOL, tapi emang mata ini sering mengeluarkan airmata beberapa hari terakhir (plus hidung yg berair yiks..). Mungkin emang bener yak, si virus influenza mulai berdatangan. Setelah sukses dgn panas dalamnya, giliran flu yg harus dilalui plus demam. Udah ah, saya bukannya mau obral penyakit, cuma mau berbagi betapa qta harus amat sangat bersyukur saat Allah memberi qta nikmat sehat.
Minggu2 terakhir ini, saya dapet berita ttg pernikahan (uhuk..uhuk..) Ada bbrp senior di kampus yg dah nikah (en mau..doain ya). Selain senior, ada jg lho adik tingkat! *So what? Emang nape? Ngga boleh?* Ya..bukannya gitu, tapi saya kan ngga mau jadi GOLKAR (golongan karunghal ^_^) Akhirnya bulan sabitnya jadi purnama juga (ngutip dari novel) Fase terbaru dari kehidupan harus dijalani. Mungkin masih ada harapan, masih ada ujian dan cobaan yg akan menhadang. Tak lupa, masih buanyaaaaaak banged sarana2 untuk berbuat lebih demi kepentingan Islam sambil tak lupa menabung pahala untuk bekal di second life nanti.
Tapi...gimana jika fase yg harus dijalani itu tidak memberikan kesempatan lebih kpd qta untuk beramal? Namanya, qta akan menghadapi fase kematian. Betapa kematian benar2 selalu mengintai qta tanpa qta sadari kapan ia menjemput. Innalillahi wa inna Ilaihi rooji'uun. Berita ttg kematian pertama datang dari televisi, krn memang ia org terkenal. Yaitu, Harry Roesli. Padahal, berasa baru kmrn ia memberikan komentar2nya di AFI (ups...jarang nonton koq ^_*) Padahal, masih berasa baru kmrn ia dgn anak2 jalanannya berjuang. Padahal... Tapi, itulah maut yg datang tanpa diundang, pulang tak dintar. MAlah qta yg diantar menuju gerbang kehidupan kekal nan abadi. Berita kematian selanjutnya datang dari seorang teman. Ia mengabarkan bahwa Bu Nunung, guru pamong kami di SMA 2 Bandung telah meninggal. Ya Allah, padahal kami belum sempat menengok beliau krn sakitnya. Padahal, beliau telah meminta kami untuk bertemu dan membicarakan mengenai ujian PPL Januari nanti. Padahal kami masih ingin mendengar petuahnya ttg proses menjadi guru. Tetapi, Allah berkehendak lain, kami belum diizinkan bertemu. Kabarnya, beliau harus ke sekolah, mengawa ujian dan terjatuh. Wallahu a'lam. Banyak cara menuju mati, yg harus diyakini bahwa kematian bukanlah salah manusia di sekitarnya. Ia memang datang jika sudah waktunya. Terakhir, berita meninggal datang dari Sukabumi, kota asal salah seorang teman di satu aktivitas. Dia menuliskan banyak kenangan baik ttg beliau. Ya...beliau adalah seorang ustadz dari Surade. Beliau bukanlah orang terkenal, tapi ribuan orang memadati pemakamannya.
Lalu..dengan sakit yg saya rasa, adakah kesadaran ttg kematian mencuat? Adakah persiapan yg telah banyak dilakukan jika ia datang menjemput? Apakah kematian saya begitu berkahir baik hingga orang2 menangis? Bukan...bukan keinginan saya ditangisi, tetapi apakah saya telah cukup berarti bagi orang2 yg ditinggalkan?
Jawabnya...persiapkan sedari dini!!!!!

Thursday, December 16, 2004

saat sakit mendera

Bismillah...Assalamu'alaikum smuanya...
Bener dech, qta ngga (kurang) bisa mensyukuri nikmat sehat sebelum Allah kasih qta sakit. Kayak saya nih. Sudah bbrp hari terakhir ini lagi ngga enak badan. Awalnya sariawan (yg sering banged saya dapatin), terus dpt panas dalam yg agak parah (klo sariawan pasangannya ma panas dalam, kan?). Dua hari lalu masih bisa keluar, masih ta'ziyah ke guru pamong (yg ditunjuk UPI) yg meninggal (smoga Allah menerima amal ibadahnya), masih ngawas anak2 SMP terbuka ujian, tapi kmrn...wuish...bener2 di rumah terus. Hari ini aja msh agak pusing, tapi maksain keluar bwt nganter bahan laporan PPL plus liat2 blog (rindu jg neh^_^)
Guys...ternyata nikmat sehat yg Allah beri bener2 hrs qta syukuri. Klo sakit tuh ya..bawaannya pengen tiduuuuur aja. Semua tugas jd ga beres. Hiks..hiks... T_T...jd pengen pulang (apa coba hubungannya?) Pengen bimbingan proposal aja jd ga bisa, janji ketemu ama orang (masa ketemu ama selaen orang?) juga musti dibatalin. Pokoknya...ga enak deh. Makanya jangan pada sakit, yak! He..he.. becanda deng, kalo Allah emang nguji qta ama sakit, ya...harus diterima. InsyaAllah klo qta sabar, itu bisa menggugurkan dosa2 qta. Nah, ntu dia yg saya coba lakukan. Sabar... (kadang suka ada sih keluhan2 kecil yg terlontar, smoga tidak mengindikasikan ketidaksabaran)
Do'akan cepat sembuh ya...

Sunday, December 12, 2004

saat marah, sedih dan kecewa tak bisa dibedakan

Bismillah...Assalamu'alaikum fur ol ma pren....
Dhezzig...Gubrakkk..Ugh bagaikan terkena beban berton2 *inget kartun Tom and Jerry* pas salah seorang teman di bidang garapan amanah saya di kampus bilang bahwa AlVeoli batal untuk diundang. Awalnya saya agak2 shock, soalnya saya yg hubungi mereka, so..saya jg nyang musti batalin. Tapi pertanyaan terbesar saya adalah..Why? Mengapa? Kunaon? How come? *pengen pake bahasa laen tapi ga tau :)*
Usut punya usut, ternyata pas dibicarakan di rapat pengurus inti ada hal2 yg jadi pertimbangan (sampe skrg saya belum tau apakah itu, ntar musti baca bukom). Tapi secara singkat, dia bilang beberapa hal. Pertama, masalah keuangan, kita bukannya kekurangan atau AlVeoli yg kemahalan (tp emang iya seh..) moment kita hanya kurang pas aja. Soalnya, hari ini ada acara penggalanagna dana untuk Palestina, lha koq kita ngeluarin uang mudah banget cuma bwt tampilan sekita 30 menit. Kedua, masalah sisi dakwah. Tau ndiri dunks klo skrg AlVeoli tuh sapa? ntar jangan2 peserta cuma seneng ma AlVeoli-nya aja, bukan message yg mereka bawa. (istilahnya ngga nge-ruh kali...) Yeah...pokoke gitu deh...dgn berat hati aku harus batalin AlVeoli :( Walaupun sbenernya saya punya beberapa argumentasi tapi..ntar aja deh, disampaikan lewat mekanisme yg berlaku. Kalo menurut kamu gimana?

Wednesday, December 08, 2004

ketika profesional diperlukan...

Waduh....saya jadi ngerasa ngga enak neh. Bwt teh Evi dari F1 (liat posting Ali, dari COBOY ke F1), saya minta maap sebesar2nya, bukan maksud hati ngga profesional. Itu murni kesalahan saya yg suka lupa *nyari solusi spy ngga jadi pelupa*. Afwan pisan, mungkin ntar semester depan qta berjodoh, yak? InsyaAllah, qta yakin ini semua Allah SWT yg telah ngatur.

Tuesday, December 07, 2004

my last day

Bismillah...Assalamu'alaikum smua...Apa kabar dunia? Teuteup...asyik :)
Kaifa haaluk? Alhamdulillah ana bil khoir Allahu Akbar!!!!
This is my last day in the school..hurrayy...ups, maksudnya Alhamdulillah, akhirnya selese juga tugas PPL-ku. Sedih juga seh ninggalin anak2, cieu...Walaupun saya masih bisa ke sekolah tapi bukan dalam rangka ngajar, paling cuma piket or minta2 tanda tangan *berasa fans artis ngga seh?* Seni dari ngajar anak2 SMA adalah mereka baru menemukan masa kedewasaan mereka, so kadang2 mereka bisa jadi seseorang yg peduli atau malah sama sekali ngga peduli (dan kebanyakan model ini yg saya temui). Saya jadi teringat kata2 ust. Anis Matta di dalam majalah SAKSI, kita kan berhubungan dengan manusia (dalam segala jenis interaksi, baik itu amal dakwah kita atau yg lainnya) Nah, sudah sepatutnya qta tau2 ilmu psikologi, minimal yg paling mendasar. Bener juga, klo saya ngga tau (paling ngga sedikit) mungkin pas ngajar yg ada bawaannya BT mulu. Gimana ngga? Ada yg ngobrol, ada yg ngerjain tugas pelajaran selanjutnya, klo ada ulangan, mrk mah sibuk ngapalin. Jadinya saya ngga diwaro (baca:diperhatiin) dech.
Alhamdulillah, selama ini saya ngerasa Allah SWT telah benar2 membantu. Subhanallah banged deh...

Saturday, December 04, 2004

my Royyaners

Bismillah...Assalamua'laikum semuanya..Pagi yang cerah bukan?
Pagi ini, sebelum ke walimahnya K Ide saya nge-net bareng Da. Dipikir2 dah lama juga qta ngga bareng. Emang seh qta satu kost, satu rumah...tapi justru situasinya beda. Kalo dulu, saya sering banget nginep di kost-nya dia (catet: sering banget!). Sering cerita2 juga, curhat2an. Tapi pas satu kost koq malah jarang. Mungkin karena sering ketemu kali, yak? Ke bathroom ketemu, ke kitchen ketemu, ke livingroom ketemu. Bosen deh heuheuheu ;) ngga koq Da!
Begitu juga ma semua Royyaners (panggilan penghuni ArRoyyan). Kadang, klo jailnya lagi kumat, qta suka peluk2an...berasa dua taon aja ngga ketemu. Padahal sih satu rumah...satu rumah gitoo lho! Saya kira satu rumah bakal bikin qta makin seru (tapi emang seru banget sih..) tapi kehidupan lewat gitu aja. As life pass us by...pagi pergi kul or rapat (kadang suka jam 6 pagi) terus malem baru pulang...(padahal seh dah diomelin jgn pulang malem) terus masuk kamar masing2 deh. Statis? Kadang iya..
Tapi...ada banyak hal yg ternyata bisa bikin hidup lebih hidup..Heuheuheu Misal nih, qta selalu sempetin shalat berjamaah, makan berjamaah ^_^ terus juga nonton berjamaah (apalagi klo yg ditonton berita ttg demo :) ) Alhamdulillah..ternyata situasi yg saya sebutin di atas bisa dieliminasi. khuwah bener2 kerasa indah klo qta emang ngejalanin tahapan2nya. Insya ALlah qta dah ta'aruf..ta'awun...takaful...yang terakhir nih..itsar..semoga qta semua bisa. Pokoke..ngga bisa dijelasin deh cerita2 ttg ArRoyyan. Malu kita ntar...banyak yg off the record ^_*
Fur all Royyaners..I luv ya all 'cause of Allah...truly..madly..deeply do
PS: kapan qta foto bareng?

Friday, December 03, 2004

UPI cepet lah sembuh!!!

UPI..cepet sembuh dunks..jangan lelet mulu loadingnya! Jadinya ajah saya musti ke warnet, itu kan spending money. Klo di tempat situ kan, saya bisa numpang KTM adik tingkat..heuheuheu...

yang Muda yang Berkarya

Bismillah Assalamu'alikum
Today, I'm not going to school even this is my shift. Alright, I know it isn't a good habit, but I have another things to do. This morning, I made a publication for Sunday. It's a lil' bit too late, I know..I know... Ya namanya juga mahasiwa, telat dah jadi kesukaannya.
Sore ini saya baru pulang dari ngajar SMP Terbuka di Sukajadi. Unfortunately....yg datang tuh cuma seorang. Kebayang dunks! Emang seh, walau datang semua juga cuma 7 orang, tapi....sedih aja. Padahal kan mereka tuh sekolahnya gratis. Mungkin karena PR yang saya kasih, yak? Heuheuheu...masa mereka takut seh? Minggu lalu, saya ngadain UTS bwt mereka. Nilainya??? waduh..*gaya Bajuri* jangan ditanya deh. Ini yang salah teh gurunya apa siswanya? :) Yang bikin saya salut, mereka tuh nyoba ngerjain sendiri, alhamdulillah sepanjang yg saya awasi, mereka ngga ada yg tengok kiri-kanan kaya org mau nyebrang jalan ^_^ Beda banged suasananya waktu saya bantuin ngawas di tempat PPL. Aduh...itu anak2 meni ribut pisan. Ada satu anak yg nunduk terus pas saya ngedatengin mejanya. PAs saya tanya, "Kamu lagi ngapain?" Dia jawab, "Iya, Bu..ntar" Lagi nyari ilham kali...Terus saya pergi ke kelas sebelah untuk ngambil presence list, eh pas saya deketin meja dia (anak yg sama) kertasnya dah penuh ma jawaban2. Mmhh...aneh juga. Su'udzhon? I dunno lah, pengennya sih ngga, tapi situasinya bikin saya punya prasangka sih. Katanya, prasangka dan berjaga2 itu tipis bedanya, en saya baru ngalamin. Saya agak ngeri juga, klo emang semua anak Indonesia kaya gitu. Sepertinya mau enaknya aja. Sekolah cuma kewajiban, ngga ada usaha untuk bikin diri pinter, even cuma dikit.
Niwei...saya yakin masih buanyaaaak banget anak2 bangsa Indonesia yg bisa dibanggakan. Contohnya...dateng ya ke acara yg bakal kita adain di UPI, temanya "Yang Muda Yang Berkarya". InsyaAllah, pengisinya Dosen dari UPI, Ust. Subki pengisi Gerebek Sahur Lativi en Gatot (lupa euy nama lengkapnya) dia tuh pemenang Remaja Berprestasi Annida taun 2002. Plus, ada nasyid dari Al Veoli, pemenang Festival Nasyid Indonesia. (Walaupun saya agak2 gimana gitu sama FNI ini, tapi mungkin ini pas bwt peserta) Eh...tapi acara ini khusus bwt peserta tutorial deng. So...tempatnya terbatas. Balai Pertemuan UPI cuma bisa nampung sekitar 1500 orang en peserta kita pun emang segitu. Do'akan ya..moga semua lancar en diridhoi Allah. Aamiin Bravo pemuda Muslim cerdas!!!!

Tuesday, November 30, 2004

si Forrest Gump

Bismillah.... Assalamu'alikum...
At last....akhirnya saya bisa bernafas lega karena proposal yg lama dinanti beres juga. Sbenernya saya suka bingung, saya ni niat ngga seh nyelesein skripsi? Dan saya memang niat...Insya4JJl. Makanya ntu proposal bisa beres, niwei...saya butuh doa kamu semua nih spy saya semangat terus, ya..ya...plissss? Hidup skripsi (?) *garuk-garuk kepala yg ngga gatel*
Saya baru aja nonton Forrest Gump *hayooo, ketauan neh suka nonton.. :D* (Yup..tulisan ni dibuat malem2. En skrg kayaknya dah mau pergantian tanggal tuh.) Duluuu banged, pas pertama muncul Forrest Gump, katanya film ini bagus. Keren abiz kata anak muda zaman ayuena mah. Pan dapet Academy Award ama Golden Globe. However, berhubung zaman itu saya masih tinggal di desa, ke sekolah (SMP apa SMA, ya?) pun masih jalan kaki plus ngga ada bioskop (kesian amat, yak?) jadi saya harus mengubur hidup2 keinginan nonton ntu pelem. Fortunately, di kost-an ada tipi, jadi pas ada iklan pelem yg terkenal dgn "Life is like a box of chocolate"-nya, saya niatin benged spy bisa nonton. Apalagi Metro TV janjiin ngga bakal ada iklan yg ganggu--tapi Headline News-nya iya. Well..well..well...bisa aja, yak mereka tu bikin cerita. Semangat si Forest yg ngga ada matinye bener2 bikin saya malu *nunduk dalam-dalam* Tapi...sebagus2nya pelem Barat..teuteup...ada hal2 yg ga pantes diliat. Saya jadi nunduk lebih dalam deh ^_^
Selama ni pelem muter, saya sempet nulis beberapa kalimat yg bagus. Dan ini bisa jadi inspirasi bwt saya pribadi.
"Life is like a box of chocolate. You never know what you're gonna get."
Ini omongan si ibu ke Forrest kecil. Kali maksudnya bahwa kita tuh hrs terus berusaha untuk nemuin takdir kita. Kita pan yakin banged, yak klo 4JJl dah nentuin our destiny, tapi Dia juga mewajibkan kita spy berikhtiar. Nah...saat kita ngambil coklat dari wadahnya, kita pan ngga tau rasa apa yg bakal didapat (yg pasti rasa coklat *_^) Begitu juga ma hidup ni. Ikhtiar yg kita lakukan diibaratkan dgn ngambil coklat dari wadahnya dan kita ngga tau takdir apa yg menyambut kita sampai 4JJl memberikannya bwt kita. Caiyo...c'mon find your destiny.
"You have to do the best what God gave you."
Ini masih omongan ibunya Forrest. Scene-nya lupa tapi ini emang bener. 4JJl dah ngasih kita nikmat yg ngga terhingga. "Maka nikmat 4JJl mana lagi yang kamu dustakan?" So...do the best for your life. Tapi...jangan lupa ye..niat tuk raih ridho-Nya!!"
"You have to put the past behind you before you can move on."
Ini juga teuteup..masih kata2 ibunya. Whoaa..senangnya having a mother like her (dengan tidak mengurangi rasa hormat dan sayang saya bwt my only mother lho!) Maksud yg bisa saya pahami dari kalimat itu adalah bahwa kalo kita mau maju, kita jgn terpaku sama masa lalu. Kalo dulu kita ngga rajin...yo wiss..itu kan dulu (bener niih? LOL) Kalo dulu kita suka diledekin..ya skrg toh masih bisa nafas, ya kan? Ngga ada guna menyesali diri, hidup itu kan menjalani masa depan. Masa lalu harusnya bisa jadi pelajaran, bukan bwt disesali.
Saya jadi teringat salah seorang dosen saya. The point of her lesson is that literature (in any form) can change society's values. Dulu, yg disebut cantik itu mungkin yg item maniz (kaya saya...ups, bohong banged ^_^) Soale kulit org Indonesia emang warnanya gitu. Tapi setelah kita dibombardir (ngga kerasa, yak klo dibombarir?) sama iklan2 pemutih..maka paradigma masyarakat pun berubah. Yang namanya cantik itu harus berkulit putih. Nah lho. Terus klo emang dari sononya item? Ya..paling jadi korban iklan (hayo..ada yg ngerasa ngga?) Atau...gimana menurut kamu org2 yg punya mental disabled (baca: yg punya IQ di bawah normal)? Pasti ngga jauh2 dari sosok Cecep or si Yoyo, iya kan? Itulah, film benar2 bisa mengubah cara pandang--bahkan nilai2 yg ada di masyarakat. Saya punya impian. Suatu saat, jajaran 21 bakal dipenuhi film berkualitas yg bisa memengaruhi masyarakat menjadi komunitas yg lebih baik lagi. Lebih peduli sesama, lebih mengorbankan kepentingan sendiri bwt org laen, dan lebih banyak berbuat baik lagi. Bukan film seperti AADC, EIiL, atau BCG atau Virgin yg banyak ditonton setelah film Indonesia menemukan nafasnya kembali. Bukan..dan saya berharap saya mempunyai kontribusi dalam syiar Islam lewat hal ini. Aamiin...
PS: heran deh, masih ada aja org yg membela diri bahwa sebagian dari film2 yg saya sebutkan itu punya muatan pendidikan seks. Plis deh gitoo lho...ngaca dunks!

Monday, November 22, 2004

T@qoBbalall@hu Minna Waminkum

Bismillah.....Assalamu'alikum....
Akhirnya setelah lama, saya dah bisa ol lagih. Rindu rasanya berbagi rasa dgn semuanya. Entahlah...mungkin yang saya tulis pada tiap posting-an saya bukanlah a big thing, it's only something that you may not read at all. Tapi semua begitu berarti ketika kita saling berbagi. Terutama bwt saya yg termasuk tipe yg terpengaruh secara besar oleh motivasi ekstrinsik. Posting-an yg saya baca bisa benar2 merubah cara pandang, sama seperti ketika baca tulisan lain yg nggak hanya bisa saya liat lewat blog.
Lama-nggak-posting bukannya apa2, tapi pas Idul Fitri kmrn saya pulang kampung. Maklum, namanya di kampung susah juga nemuin warnet. Alhamdulillah skrg dah balik lagi ke habitatnya ;) Walaupun mungkin agak2 basi tapi mendoakan toh nggak terbatas waktu, iya nggak pren?

Selamat Idul Fitri 1425 H

Taqobbalallahu Minna Waminkum

Semoga 4JJI SWT menerima semua amal ibadah kita. "Jangan lupa Roel, kebaikan yg sudah ditanam saat Ramadhan jgn ditinggalin en keburukan yg sudah diusahakan untuk dihindari saat Ramadhan jgn lagi diniatkan untuk dilakukan. " Jadi inget pesen mama..ups salah ;) jadi inget pesen Kepsek waktu tadi pagi (idih..emang Roel masih sekolah??) Beliau bilang ttg empat kiat spy silaturahmi yg kita jalin bisa lancar. Khan biasanya abis Lebaran suka pada silaturahmi, yak? Ada 2 inget dan 2 lupa.
  1. Inget kebaikan orang lain pada kita
  2. Lupa keburukan/kejahatan orang lain pada kita
  3. Inget keburukan/kejahatan kita pada orang lain
  4. Lupa kebaikan kita pada orang lain

Insya4JJI klo kita semua bisa praktekin itu, kayaknya damaaaaaii banged deh dunia ini

Saturday, November 06, 2004

semangat baru

bukan maksud hati mencuri ide segar ArRuhul Jadid ^_^ tapi, saya bener2 dapet semangat baru setelah mengikuti i'tikaf di Habiburrahman. Memang, jeleknya saya tuh kek gini. Masa bwt dapet semngat aja musti jauh2 en nunggu2 Ramadhan? Heuheuheu :D ...niwei... Seneng banged se-kost-an bisa ngumpul bareng di sana. En semua juga ngerasain ada semangat baru yang muncul menyesakkan dada seakan ingin segera keluar menatap ramainya dunia (naon atuh lah...) Alhamdulillah, tahun ini bisa pulang kampung telat, lho koq? Iya..soale kalo ngga telat ya..saya ngga dapet kesempatan bwt i'tikaf di Habib. Pengennya seh sepuluh hari penuh, kaya sodara yg di Jakarta. Dua taun lalu saya dpt kabar dia i'tikaf di Al-Hikmah. O..iya..jadi inget, moga2 teh rieska bisa dapet tempat i'tikaf walaupun ada di negeri yg cuek masalah agama. Teh, alhamdulillah Ust. Abdul Aziz bisa dtg ke Bandung walau baru hari ke-3.
Mendengar lantunan ayat2 saat sholat benar2 menyejukkan hati. Subhanallah...beliau seakan tinggal nge-klik dan muncul ayat2 dalam sekejap bagai display yg siap pakai. Pasti butuh penjagaan yg sangat kuat, ya? Iyalah...Ada teteh yg bilang bahwa mengahafal AlQuran itu bukan pekerjaan otak, tapi pekerjaan hati. So..ngga butuh org yg jenius2 banged spy bisa jadi hafidz. Buktinya, banyak anak2 muslim yg bisa hafal (untuk mereka yg ortunya mendukung)
Selau ada kata pokoknya kalau saya baru dapet inspiransi. Pokoknya...mulai saat ini saya...pokoknya...mulai detik ini saya... However, lom pernah saya ngerasa puas dgn pencapaian hasilnya. Karena memang tidak bisa dikatakan berhasil. Pun saat ini, saya punya satu lagi "pokoknya".
POKOKNYA saya harus......

Thursday, November 04, 2004

tinggal sepuluh hari lagi....

Bismillah... Assalamu'alaikum semuanya! Senangnya hari ini masih bisa menikmati jamuan 4JJI di bulan mulia. Setelah dapet dispen, alhamdulillah di sepuluh hari terakhir saya masih bisa shaum. Awalnya perasaan rindu sempat menggelegak di hati *duh..bahasanya itu lho ;p* tapi sampai sekarang ternyata saya belon juga pulang. Entah kenapa...yang pasti 4JJI benar2 berkuasa atas diri qta. Lagian, klo saya pulang hari gini...mana bisa punya kesempetan bwt i'tikaf? At least, I will spend a day for i'tikaf. It's a must. Taon lalu? Sayangnya saya ngga dpt kesempatan itu. Jadi tambah semangat setelah teh rieska yg kul di Jepang aja nyari2 info ttg i'tikaf, lha saya? Masa mo ngelempar kesempetan yg ada? Di Habib lagi? Ma Ust. Abdul Azaz lagi...Rencananya malem ini mo ke Habib, do'ain ya biar sehat. Lagi agak2 flu neh, hidung meler mulu Hihihi.. :)

Tuesday, November 02, 2004

MERAH

Merah adalah berani. Itulah yang ®oel dapatkan selagi ®oel kecil tentang arti merah. Bendera negeriku merah putih melambangkan keberanian dan kesucian. Merah berarti juga marah. Karena apabila ada orang yang marah kecenderungannya adalah wajahnya yang merah. Tapi wajah yang merah juga mengindikasikan kalau dia itu malu. Pulpen yang dipake ®oel ini juga bertinta merah. Entah kenapa ®oel ingin menulis merah.
Merah darah. Geram hati ®oel melihat merahnya darah di negeri-negeri yang tercabik-cabik hak kemanusiannya. ®oel gak berani untuk menuliskan tentang tanah yang merah oleh darah. Semoga Allah selalu menjaga para mujahid yang merelakan merahnya darah mereka untuk izzah-nya Islam.
Bantal ®oel ada warna merahnya. Walaupun kecil dibanding yang lainnya, warna merah ini termasuk yang selalu terperhatikan. Apakah karena merah itu warna yang mencolok? Entahlah, merah…merah…Tapi bukan berarti merah yang sama ketika ®oel bilang Antok me-merah susu. Itu mah berasal dari sapi yang tidak mungkin berwarna merah.
Hei…tempat pensil ®oel juga berwarna merah. Apalagi ya tentang merah ini? Rok merah. ®oel pernah memakainya selama enam tahun yang menyenangkan di sekolah yang tidak berpagar merah. Rok merah ini membawa kenangan di awal masa sekolah. Kemanakah gerangan rok merah itu?
Kertas ini belum penuh oleh warna merah. Tapi tak ingin ada merahnya darah di sini. Entah kenapa belakangan ini ®oel seneng ngumpulin buku kuliahan bersampulkan merah. Laut merah. Ingin rasanya mengunjungi Laut Merah. Apakah air lautnya berwarna merah? Atau merahnya tanaman laut?
Mata ®oel akhirnya merah juga, sepertinya. Tandanya ®oel sudah mengantuk memang mata yang merah. Lagipula kertas ini sudah penuh oleh warna merah, hamper deng. Tinggal beberapa kalimat lagi hingga penuhlah kertas ini oleh warna MERAH!!!
Ini nulis apa…lagi? Ternyata, ini tulisan hasil brainstorming dulu. Pernah saya baca bahwa untuk ngelatih kemampuan nulis kita bisa pake beberapa cara. Ada freewriting, kita nulis terus menerus, nggak berhenti selama beberapa waktu (ditentukan kita sendiri). Pokoknya jangan berhenti, bahkan kalo kamu nggak ada ide mau nulis apa, tuliskan aja duh..mau nulis apa, ya?. Cara kedua yaitu journal. Blogging juga salah satu cara kita punya jurnal. Iya kan? Ngerasa nggak sebenernya pas kita posting kita tuh lagi ngelatih kemampuan nulis kita (saya mo bikin skripsi ttg ini, mohon bantuannya *sambil membungkuk ala org Jepun*) Terus cara yg ketiga, ya…brainstorming. Kita ambil satu kata, terus nulis ttg kata itu selama beberapa waktu. Tulisan di atas itu hasil brainstorming pas tanggal Nov, 18 2002. Dah lama juga, yak?

waiting for the prince

PANGERAN Cerita seru ttg menunggu sang pangeran.
Selamat bwt teteh yg dah ketemu ma pangerannya. Kalo saya? Wuih..saya seh masih nunggu neh :) Saya juga berharap, semoga si pangeran yang 4JJI pasangkan sama saya nggak kecewa sama apa yang saya miliki. Satu yang pasti, kita sebaiknya terus memperbaiki diri karena janji 4JJI memang pasti. "Laki-laki yang baik untuk wanita2 yang baik. Wanita2 yang baik untuk laki2 yang baik. Laki2 yang buruk untuk wanita yang buruk. Wanita yang buruk untuk laki2 yang buruk." *Lupa neh nama suratnya :(* Gamblang banged, kan? Ampe diulang supaya jelas bahwa emang laki2 yg baik untuk wanita yg baik, vice versa.
Di kost sempet beredar isu ttg hal ini pula. Kita bertanya2 kira2 si pangeran kita ini nerima kita apa adanya nggak ya? Temen bilang, "Saya dong dah nulis surat buat Abi" (panggilan bwt si pangeran, padahal seh Abi itu kan artinya bapak *_@) Terus ditimpali, "Saya juga malah nulis diary bwt Abi." Duh...kalo dah ngomongin hal begini suka pada error semua. Kali emang masanya, ya? Apa coba... Hanya saja, pembicaraan itu jadi bikin saya mikir *jail: baguslah* Ternyata, emang keyakinan bahwa 4JJI telah menciptakan seseorang untuk kita *baca: jodoh* membuat kita nggak ngerasa takut untuk nggak pacaran *selaen emang juga haram* Iyalah...ngapain pacaran padahal kita nggak tau apa emang si doi yg 4JJI pasangkan bwt kita? Kalo bukan? Nah, ini yg bikin banyak org jadi mantannya si anu...bekas pacarnya si ini...dsb.
Pemikiran lain yg juga muncul adalah....bahwa saya harus selalu dalam keadaan siap. *deuu..* Dalam artian, saya hrs dalam kondisi fit and fresh dunks. Kita kan nggak tau kapan datangnya si pangeran itu (sama kayak kematian) jadi kalo kita ingin dpt pangeran yg baik, otomatis kita hrs baik, kan? Justru krn kita nggak tau kapan si pangeran datang, makanya kita hrs selalu dlm keadaan siap. Ingat....yg baik untuk yg baik!

seribu bulan

assalamu'alaikum.....pa kabar smuanya? baik kan? apalagi sekarang ampir mendekati paruh ketiga di bulan mulia ini. So...tetep semangat, yak? Caiyyo
Saya sempet buka2 arsip lama [kayak kantor aja ;p], terus saya liat ada tulisan ttg Ramadhan yg dibikin taun 2001. Membacanya bikin saya jadi agak2 kaget, ternyata tulisan saya laik dibaca juga, yak? Terserah klo kata kamu itu biasa aja, mungkin emang standar kualitas tulisan saya baru nyampe segitu. Heuheuheu
Telah datang bulan mulia dimana untuk pertama kalinya AlQuran diturunkan. Ramadhan datang kembali, menyapa hangat kerinduan yang tertahan selama sebelas bulan terakhir. Siapkah kita menyambutnya?
Sungguh...Ramadhan adalah bulan dimana 4JJI membuatnya istimewa. Setiap amal sholeh yang kita lakukan akan diberi pahala dengan berlipat ganda. Dimana amalan ibadah sunnah disetarakan pahalanya dengan amalan ibadah wajib di bulan lain. Bagaimana pula pahala amalan ibadah wajib di bulan suci ini? Maka sudah sepantasnya kita menyiapkan diri menghadapi Ramadhan ini. Bahkan sahabat Ali ra saja menyiapkan tiga atau enam bulan sebelumnya *belakangan saya ketahui bahwa ternyata Rasul juga melakukan persiapan itu* Apalagi kita yang kualitas keimanannya masih di bawah mereka, para sahabat, generasi utama binaan Rasulullah.
Ramadhan juga adalah bulan ujian. Latihannya telah kita lakukan pada bulan2 lainnya. Maka sudah waktunyalah bagi kita untuk memaksimalkan ibadah dan meminimalisir maksiat. Kita sadar, sebagai manusia tentu tak luput dari khilaf. Tapi bagaimana caranya agar kita, usaha yang kita lakukan, dapat mengurangi jatah bisikan setan yang biasa kita ikuti dgn sadar atau pun tidak. Hanya kepada 4JJI sajalah tempat berlindung.
Jika saja orang2 mengetahui rahasia keutamaan Ramadhan niscaya mereka mengharapkan untuk shaum sepanjang tahun *ada hadist yg menerangkan bahwa umat muslim pasti akan mengharapkan Ramadhan sepanjang tahun jika mengetahui kemuliaannya* Bulan ini adalah saat dibukanya pintu surga dan ditutupnya pintu neraka. *ini juga hadist diriwayatkan oleh Muslim*
Setelah membaca tulisan ini, saya jadi lebih semangat lagi untuk menjadikan Ramadhan taun ini menjadi Ramadhan yang paling berkesan. Secara ruhaniyah dan fikriyah juga tentu.

Friday, October 29, 2004

janji Allah adalah surga

Pernah ngebayangin surga itu kaya gimana? Sebenernya bnyk sekali ayat yg menggambarkan keadaan surga (walau cuma pendekatan aja) Yang pasti, menurut sabda Rasul, surga itu tempat yg ga pernah diliat manusia, dirasakan, dan atau dibayangkan. So...kalo qta bayangin hidup mewah dan dapet rumah 1 milyar (abis ikut Penghuni Terakhir) kalo di surga mah...lebih dari itu. Lebiiiiihhh pisan.
Manusia ga lepas dari yg namanya sifat ingin mendapat imbalan. Disuruh sholat kalo ga diiming2in surga mungkin agak hare2 (baca:malez) kali. Kalo ga dikasih tau bakal dapet pahala, mungkin qta agak2 susah disuruh shaum. Nah...ternyata dgn mengingat janji Allah (i.e:surga) qta bisa jalanin hidup dgn tersenyum, seberat apa pun perjuangan ini (ngutip kata ustadz). Innallaha laa yukhliful mii'aad, sesungguhnya Allah tdk pernah menyalahi janji. Allah berfirman bahwa shaum tujuan akhirnya adalah taqwa, dan InsyaAllah, kalo qta jalanin shaum dgn bener qta pasri dpt taqwa itu (keliatan di 11 bulan ke depan). Belom pernah denger ada org meninggal gara2 shaum, kan? :D Jadi...ayo deh qta bnyk2 baca, apalagi juz 29 en 30 kata ustadz isinya banyak menceritakan akhirat. Bisa tuh dijadikan bahan rujukan, sehingga keyakinan qta akan janji Allah semakin kuat dan perjuangan qta dlm hidup ini juga bisa semakin semangat.
Rasulullah aja berjuang, padahal beliau dah dikasih jatah surga sama Allah, masa qta yg belom pasti dpt apa ngga malah bersantai2 aja seh? Berjuang bisa dgn apa aja. Kuliah juga berjuang...apalagi kalo kita menyebarkan nilai2 Islam seseuai dgn kemampuan qta, wuihhh ngga kehitung deh pahala yg bakal qta dpt.
Buat para pejuang Islam...semangatlah...Surga menantimu

Tuesday, October 26, 2004

He will help you

saat kita merasa sendiri, ternyata kita tidak benar2 sendiri. saat tak ada yang membantu, ternyata kita telah banyak menerima bantuan. duh...jadi malu, ya? padahal klo lagi suntuk saya suka ngerasa dunia ini ga adil (astaghfirullah'aladzhim) engga deng...Insya 4JJI saya masih percaya bahwa Dia akan bantu qta. jadikanlah sabar dan sholat sbg penolongmu, itu inti diskusi seru qta pas hari ahad kmrn. presentasi makalah Lia ttg Al Baqarah ayat 153 dah dibahas dan dan intinya dah tau, so ngapain juga saya masih pusing? engga percaya, ya kalo sabar dan sholat bisa nolong? *percaya kok*

Sunday, October 24, 2004

Ali, dari COBOY ke F1

saya pernah bilang, kan klo saya tuh dapet kesempatan wawancara Ali pas dia ngisi Talk Show di Pusdai. hasil wawancara itu dimuat di buletin Tutorial (I hope so). nah, ini hasilnya.
Pernah denger nama COBOY? Itu lho yang suka naik kuda. Ups...hehehe itu mah cowboy, yak? Dan adanya juga di luar negeri sono. Tapi buat sahabat yang seneng dengerin lagu jaman 90-an InsyaAllah gak asing lagi sama nama grup (baca: boyband) yang satu ini. Salah seorang personilnya adalah Muhammad Ali Mustafa, yang lebih dikenal dengan nama Ali “COBOY”. Lama enggak terdengar kabarnya, sekarang ia malah punya grup baru. Ditemui saat mengisi acara Talk Show di PUSDAI, ia bercerita banyak tentang hijrahnya dan juga nasyid. Ternyata, sekarang ini ia bergabung dengan F1. Lho...memangnya ia pindah jalur dari musik ke balap mobil? Ternyata nama F1 engga dimonopoli ama balap mobil aja. Tapi F1 yang ini singkatan dari Faith One. Grup nasyid baru dengan personil yang dulu sempat populer dengan nama MG-16. Pernah denger MG-16, kan? Itu lho, grup nasyid yang nyanyiin soundtracknya film Ketika Mas Gagah Pergi. Sayangnya, karena beberapa hal, mereka memutuskan untuk mengundurkan diri jadi anggota MG-16 dan akhirnya membentuk F1. Mereka sendiri menyayangkan hal tersebut dan tetap berharap semoga film KMGP bisa selesai dan dinikmati masyarakat, seperti dituturkan oleh manajernya.
By the way, kok sekarang Ali bernasyid sih? Enggak nyanyi pop lagi Menurutnya, hal tersebut dimulai ketika tahun 1999 ia mendapatkan dirinya kosong secara ruhani. “Allah memberi saya teguran,” katanya. Di tahun itu pula ia memutuskan untuk hijrah dan lebih memperdalam Islam. Setelah ia membaca buku Hidup Setelah Mati karangan Bey Arifin, ia mulai berfikir bahwa ternyata hidup ini cuma sementara. “Hidup itu cuma sebentar. Lo tuh nothing, Li,” begitu pikirnya saat itu. Ternyata hijrahnya tidak mematikan jiwa seni yang ada pada dirinya. Ia kemudian ingin tetap berseni, khususnya seni musik, tapi juga engga keluar dari koridor taqwa. Di awal tahun 2004, ia ikut audisi untuk soundtrack film KMGP. Lolos dari audisi itu, ia bersama dengan empat orang lainnya (dan sekarang menjadi personil F1) bergabung dengan nama MG-16. Seperti diceritakan di awal, mereka resign dari MG-16 dan membentuk F1. Berbicara mengenai nasyid sendiri, menurutnya nasyid adalah senandung Islami. Awalnya, ia berfikir bahwa nasyid hanya boleh untuk kalangan tertentu, khususnya orang-orang haroki (orang yang tergabung dalam pergerakan Islam-red). Ternyata musik apa pun bisa aja, entah itu jazz atau pop. Nasyid, selain juga ada unsur seninya, dilihat Ali sebagai sarana mengajak orang untuk lebih mengenal Allah SWT (dakwah-red).
Ditanya tentang kesan Ramadhan sebelum tahun 1999 dan setelah hijrah, ia mengaku banyak sekali perbedaannya. Dulu, tentu saja ia masih dalam keadaan jahiliyah. Sekarang, ia merasa bahwa dunia ini singkat dan sementara. Ia pun ingin lebih banyak memikirkan ukhrowi. Hijrahnya tentu akan menjadi hal yang sia-sia kalau tidak disertai ilmu. “Hijrah akan terasa garing kalo engga dimaintain dengan ilmu,” begitu katanya. Dan ilmu bisa didapat dari mana saja. Saat ini pun sahabat, InsyaAllah, sedang mencari ilmu Allah yang luas itu, kan? Mentoring hanyalah satu dari sekian banyak cara yang bisa dilakukan. “Di luar itu semua, atau teori-teori yang ada, terus belajar untuk mengenal Allah. Kalo kita sudah ridho sama Allah, Allah pasti ridho sama kita. Kalo ridho amal kita bakal ikhlas,” Mungkin sarannya ini pas buat sahabat yang masih memandang tutorial sebagai beban, ya? (hayo...ngaku aja deh :D) Saat diminta pesan-pesan untuk sahabat, peserta tutorial semester ganjil 2004, ia mengatakan, “ Selamat untuk dunia akhirat hanya Islam, beriman pada Allah SWT dan Rasul-Nya. Teruslah untuk mengenal Allah, kita bakal balik ke Allah. Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Perbanyaklah pengetahuan mengenai akhirat karena banyak informasi yang belum kita ketahui. Dan itu hanya ada di Al Qur’an dan Sunnah.” Subhanallah, pesannya sungguh bagus, ya? Iya deh, Insya Allah kita juga sepakat kok sama konsep selamat dunia akhirat-nya Ali. Kita juga do’akan semoga Ali bisa tetap istiqomah di jalan dakwah ini, begitu juga dengan F1-nya. Bagaimana pun, umat membutuhkan orang-orang seperti Ali, yang berani mengambil keputusan melepas segala apa yang telah diperolehnya selama menjadi artis baik itu kepopulerannya atau harta yang berlimpah, hanya untuk kembali ke Islam, fitrah setiap insan.

Saturday, October 23, 2004

engga rela...engga rela...

komentar bernada kesel en sebel bin marah terus bermunculan pas saya ma temen se-kost liat Konser FNI, di tipi tentunya. engga hanya itu aja seh, qta juga kadang ketawa liat koreo-nya mereka di atas panggung. gayanya itu, lho! Iiih...masa ikhwan kayak begitu? Terus, bwt mereka yang ngerasa punya idealisme tersendiri tentang nasyid, ngerasa nyaman gak seh ma situasi yg INDOSIAR ciptain? mulai dari harus pake koreo terus lagunya juga engga nasyid2 amat. klo saya mah, mending keluar aja dech. eh...tapi dah harus kayak gitu kali, ya persyaratannya? ya udah, usul neh bwt kalian, mending pas tampil minggu depan gak usah terlalu bagus spy sms dukungan (keuntungannya bwt umat Islam bukan, yak?) yg masuk berkurang. pan bisa cepet pulang tuh? tereliminasi gitu.
lagian, bener2 dech INDOSIAR itu. bisa banged manfaatin situasi. emang qta-nya juga yg belom ngarti kali, ya? saya sendiri sangsi klo INDOSIAR tuh tau sejarah nasyid apa engga. jadi sedih, ya? okelah, qta patut menghargai usaha mereka untuk memasyarakatkan nasyid, tapi...itu bukan nasyid2 banged gitu lho? (sorry terkesan emosi) itu lagu pop religius. bukannya saya engga apresiasi ma Bimbo, tapi semua pecinta nasyid tau klo nasyid itu a little bit different from that. kalo kayak gitu, mana mungkin masyarakat tau apa itu nasyid.
sorry aja neh klo saya keliatan emosi, abis engga rela seh klo nasyid harus disamakan ma lagu2 yang biasa.

Thursday, October 21, 2004

FNI, NTQ dan AFI

bravo nasyid Indonesia.
Sejak dari awal mendengar publikasi akan ada Festival Nasyid Indonesia dari radio MQ, saya agak2 takut klo ternyata itu sama dgn kontes2 lain yg diadakan di tipi. Kenyataannya? Silakan nilai sendiri. Kamu bisa liat Hari-hari FNI stp jam 04.00 di INDOSIAR. *agak2 jd ujian shalat subuh :D* dan bisa liat konser mereka stp hari jumat jam 9 PM, masih di channel yg sama. Selain FNI, ada jg acara lain yg sama2 nyuguhin nasyid sbg menu utama. Kamu bisa liat NTQ, Nasyid, Tausyiah dan Qiro'ah di TV 7 stp hari kamis jam 9 PM. Atau mau liat haria2 yg dilewatinya? Tongkrongin TV 7 stp hari, jam 1/2 6 sore.
Banyak yg berharap *kayaknya seh* klo FNI atau NTQ bisa jd ajang memasyarakatkan seni Islam, khususnya nasyid. Saya juga setuju, tapi sayang klo cuma diadakan setaun sekali. Abis mau gmn lagi? Orang2 tipi kan tetep aja ngeliat segi komersialisme klo mau bikin suatu acara. Dan something that has to do with Islam lakunya cuma pas Ramadhan *sedihnya :( *
Secara umum, ga ada yg beda antara tiga kontes ini. Pemenang ditentukan oleh jumlah sms yg masuk. Tapi, tentunya qta boleh berharap klo FNI or NTQ bisa jadi alternatif berseni. Seperti kata Ali waktu diwawancarain *tanya: mana dunks hasil wawancaranya?* "Ternyata seni itu bisa lho disinergiskan dgn Islam," katanya. Akan menjadi sesuatu yg berbeda klo qta melihat dua festival ini sbg media dakwah Islam. Orang2 ga akan lagi nganggap teroris identik dgn Islam *sebel banged ma media yg dah beritain jelek ttg Islam* karena ternyata, rasa seni manusia (yg ada dari jaman baheula ampe skrg) juga terperhatikan. However, spt Raihan bilang, "Berhibur tiada salahnya karena hiburan itu indah. Namun......" Duh, saya ga hafal lirik terusannya neh. Pokoknya, selama ga ngejauhin qta dari mengingat 4JJI, boleh2 aja kok bernasyid. Lewat nasyid, orang akan gampang menerima pesan2 kebaikan Islam karena yg disentuh adalah jiwanya. Tiap manusia punya fitrah kan? Dan sudah fitrahnya pula seneng ma hal2 yg nyentuh hati. Coba bandingin dengerin ceramahnya Aa Gym ma celotehnya tukang obat pinggir jalan. Pasti lebih nyentuh denger yg pertama, kan? Iya...soalnya Aa Gym menggunakan seni pas menyampaikan tausyiahnya. Klo tukang obat? Dia mah cuma mo narik perhatian org yg lewat spy beli obatnya.
Back to festival ini. Saya lebih seneng ma format acara NTQ. Soalnya, ga melulu nasyid, tapi juga ada tausyiahnya. Ini yg penting. Menurut Yana Julio, pesan yg disampaikan lewat nasyid kadang ga tertangkap krn org terpaku ma nasyidnya itu sendiri (baik lirik atau lagu) Tausyiah sebelum bernasyid, bisa mereorientasi kembali fokus para penikmat nasyid. Jadi, pesan nilai2 kebaikan itu bisa tetep nyampe. Klo FNI? Pure nasyid. Sorry2 aja neh, bukannya antipati atau apa. Tapi klo cuma denger nasyid aja, bisa2 hal yg ingin disampaikan malah jd samar. Swear...! Saya sendiri mengalaminya. Kayak grup GSN II yg nyanyiin lagu Heal The World-nya Michael Jackson kmrn. Yang keinget ma saya malah si Jacko-nya. Pesan ttg menjaga bumi (bener ga?) malah ga mampir di telinga. Saya cuma berharap, para munsyid (org yg nyanyiin nasyid) ga sekadar nyanyi, tapi mengajak pendengarnya untuk selalu mengingat 4JJI. Percayalah, umat menanti Anda semua *khususnya ABG*
Untuk seluruh tim nasyid yg ada di dunia, baik yg saya tau atau engga, BRAVO! Mari jadikan segalanya lebih dgn Islam.

Ramadhan 7, masih belajar

Fiuh...ga terasa yak klo skrg dah masuk hari ketujuh? Padahal, baru kemaren2 saya ma yg lain msh ngebahas ttg persiapan Ramadhan. Taunya skrg dah seminggu berlalu. Patut qta renungkan dah sebanyak apa amalan qta. Jangan juga ngerasa GD (gede hati, maksa pisan ;P) klo amalan qta dah banyak. Tanpa rahmat 4JJI, apalah arti amalan yg menggunung? Speaking of which, sepuluh hari pertama di bulan Ramadhan kan penuh dgn rahmat 4JJI, ya? Moga2 rahmatNya senantiasa menemani stp langkah yg qta ambil.
InsyaAllah masih terbuka pintu rahmatNya untuk kita ketuk. Walaupun qta jarang2 ngetuk tapi Dia selalu menunggu. Di bulan Ramadhan ini pula, saya ingin penyelesaian skripsi saya bisa mudah. Tanpa rahmatNya, mana mungkin saya sukses. Tapiiii...saya bingung neh. Bingung sebingung2nya. Mo bikin topik apa bwt skripsinya, ya? Yang pasti, saya dah meng-azzam-kan diri bwt ngambil tema tentang blog dan kemampuan menulis. That's all I can think. Selanjutnya? Terserah Anda.

Monday, October 18, 2004

HARMONI DIRI

Saat syahadatku sebatas ucapan Saat shalatku sebatas gerakan Saat shaumku sebatas kewajiban Saat zakatku sebatas keharusan Saat hajiku sebatas kebanggaan Saat itu pula... Kesia-siaan terbesar ada pada diriku
Saat Islamku sebatas pakaian Saat imanku sebatas ucapan Saat insanku sebatas pengetahuan Saat itu pula... Ada penipuan terbesar dalam diriku
Saat kematian dianggap hanya cerita Saat neraka dianggap hanya berita Saat siksa dianggap hanya kata Saat itu pula... Kesombongan terbesar ada padaku
Saat takdir tak mungkin Saat hidup kembali dipandang mustahil Saat Tuhan dianggap nihil Saat itu pula... Kedurhakan terbesar ada pada diriku
Bukankah aku memiliki hati? Bukankah aku memiliki jasmani? Bukankah aku memiliki akal budi? Maka harmonisasikanlah semuanya...Ya Rabbi... Semata hanya untukMu
Tulisan ini saya dapetin di mading Program Tutorial, tempat saya mendapatkan nikmat terindah selama kuliah. Tapi...unfortunately I dunno the author. It wasn't mentioned

13 Langkah Meraih Ramdhan Terindah

Masih ga bosen kan ngomongin Ramadhan? Iyalah, lha wong baru juga empat hari kita shaum. Mumpung masih baru, saya dpt tips neh dari majalah. Moga2 kita bisa meraih Ramadhan terindah dgn ngelakuin hal2 tersebut. Soalnya kita cuma punya waktu satu bulan saja bwt dapetin pahala tersebut. Tulisan ini asli saya pindahin dari majalah tersebut. Wanna know more? Contact me. Pertama: Perbanyak Shalat Shalat di bulan Ramdhan menyimpan pahala sangat besar. Di bulan ini, sholat sunnah bernilai shalat wajib, dan sholat wajib bernilai sama dengan minimal 70 kali sholat wajib di bulan yang lain. *asal jgn kepikiran sholat itu bisa ditabung aja, ya?* Pahala sholat sunnah: RAsulullah bersabda: "barangsiapa yang sabar melakukan shalat 12 rakaat dalam satu hari satu malam, maka ia akan masuk surga." (HR. An Nasai) *tau kan shalat sunnah mu'akkad?* Kedua: Tingkatkan Kualitas Puasa Imam Ghazali dalam Ihya *salah satu bukunya* membagi bobot puasa menjadi 3. Pertama, puasa awam. Yakni menahan makan, minum, syahwat kepada lawan jenis, di siang hari di bulan Ramdhan. Kedua, puasa khawash, yaitu puasa anggota badan dari yang haram, menahan mata dari yang haram, menahan tangan dari yang tidak hak, menahan langkahkaki dari jalan menuju yang haram, menahan telinga dari mendengarkan yang haram termasuk ghibah. Dan yang ketiga adalah puasa khawashul khawash. Yang dimaksud adalah mengikat hati dengan kecintaan pada Allah SWT, tidak memperhitungkan selain Allah, membenci perilaku maksiat kepada-Nya. Dan hanya menyibukkan hati dengan ketaatan dan dzikir pada-Nya. Shaum yang mana yang akan kita jalankan? *Moga2 shaum yg ketiga ya? Aamiin* "Shaum dan Al Qur'an adalah dua hal yang bisa memberi syafaat di hari kiamat. Kedua2nya tidak akan meninggalkan org yg melakukan shaum dan membacaAl Qur'an sampai org itu masuk ke dalam surga." (HR Ahmad) Ketiga: Jangan Sia2kan Waktu Malam, Lakukan Qiyamul Lail Sebaik2 nikmat stlh Islam adalah nikmat menyendiri bersama Allah SWT. Keempat: Basahi Lidahmu dengan Dzikrullah Dzikrullah adalah indikator hidupnya hati. Dzikrullah adalah kelezatan ruhani Peliharalah tiga kesempatan dalam berdzikir: 1) Dzikir pagi dan sore (bisa gunakan Al Ma'tsurat) 2) Dzikir pada hal2 tertentu. Mis: Masuk-keluar rumah, makan etc. 3) Dzikir hati. Mis: tafakkur, memikirkan kejadian en fenomena alam. Kelima: Jagan Ragu Keluarkan Shadaqah Berinfaqlah. Jangan pernah takut miskin karena infaq, karena Allah Pemilik Arsy tidak pernah kehabisan memberi kepada org yang berinfaq. Dalam sebuah hadits qudsi, Allah berfirman, " Barangsiapa yg menginfaqkan hartanya di jalan Allah, akan Aku tulis untuknya 700 kali lipatan pahala." Keenam: Jangan sia2kan Waktu, Bacalah Al Qur'an *duh...moga2 postingan saya ga wasting time* Membaca Al Qur'an adalah ibadah paling utama di bulan Ramadhan. Bersungguh2lah mengkhatamkan Al Qur'an lebih dari satu kali di bulan RAmdhan. Keuntungan yg diperoleh: Satu huruf berpahala sepuluh kebaikan dan lipatan pahala yang tak terhingga jika Allah kehendaki. (HR At Turmudzi) Ketujuh: Taubat, Sekarang Juga Taubat adalah penyesalan atas perilaku kemaksiatan, dan jauh dari mengulangi dosa serta tekad untuk tidak mengulanginya lagi. Semua kita memerlukan taubat setiap hari. Keuntungan: Taubat akan menghapus kesalahan yang lalu, menda6tangkan rizqi dan menambah keturunan. Perhatikan firman Allah SWT pada surat Nuh ayat 10-12. Kedelapan: Berhanlah untuk I'tikaf di dalam masjid I'tikaf adalah sunnah yg selalu dilakukan Rasulullah saw pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. I'tikaf adalah tinggal di masjid untuk beribadah, meninggalkan urusan dunia dan kesibukannya. Seorang yg i'tikaf tidak keluar masjid kecuali karena dharurat. *katanya sih boleh klo kita ga bisa full 10 hari. asal kita niatin untuk i'tikaf. boleh cuma semalam terus siangnya beraktivitas dan balik ke masjid di malam hari* Kesembilan: Ridhalah atas Segala Ketetapan-Nya Orang yg paling gembira di dunia adalah org yg ridha dgn ketetapan Allah SWT. *ini jg yg dibilang Ali Musthafa* Kesepuluh: Lapang Dada dan Mudahlah Memaafkan Orang Lain Termasuk indikator paling jelas dari sikap lapang dada dan mudah memaafkan adalah kemampuan menahan marah, terutama saat kita mampu melampiaskan kemarahan itu. Kesebelas: Sambunglah Hubungan Baik dengan Siapa Pun Silaturahim memperpanjang usia dan memperluas rizki. Rasul saw bersabda: "Barangsiapa yg ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung tali shilaturahim. Keduabelas: Bahagiakanlah Orang Tua Perhatikan surat Al Isra ayat 23. Keridhoan Allah tergantung pada keridhoan orangtua. Begitu juga kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orangtua (HR Muslim) Ketigabelas: Serius Meraih Lailatul Qadar Malam yg paling mulia dalam satu tahun. Orang beriman menunggunya dari tahun ke tahun, untuk memperoleh keuntungan besar di dalamnya dari Allah SWT. Ibadah pada malam ini lebih baik dari ibadah selama 1000 bulan. Kapankah malam lailatul qadar? Sejumlah hadits menyebutkan malam lailatul qadar jatuh pada salah satu malam sepuluh hari terakhir dari Ramadhan, terutama pada malam2 ganjil. Peringatan: Jangan sampai ketiduran sehingga kita kehilangan kesempatan emas di waktu malam. HAti2 juga dari bnyk bercanda, berbicara, dan melakukan hal yang sia2. Do'a yg diajarkan Rasulullah di malam itu adalah: "Allahumma innaka 'afuwwun, tuhibbul afwa fa'fu anni." Artinya, Ya Allah..sesungguhnya Engkau Maha Mencintai maaf, maka maafkanlah aku."
Moga2 kita semua selalu dalam lindungan 4JJI dan diberi kemudahan sehingga kita bisa meraih nikmatnya RAmadhan. Aamiin

Ramadhan 4

Menghadapi Ramadhan selalu ada yang menyesakkan dada. Apakah saya bisa melewatinya dgn baik or malah menyia2kannya (semoga engga). Satu yang pasti, tiap Ramadhan has its own story. Duluuuuu banged, waktu saya masih culun2nya (skrg seh agak mendingan :D) yang ada di pikiran itu cuma lebaran en ngabuburit. Bakal dapet duit berapa lebaran ntar. Atau keliling alun2 cuma bwt nunggu suara meriam (yg bakal nyala klo pas buka). Saya inget klo ternyata saya ga bisa namatin puasa walaupun dah kelas 6 SD (klo ga salah seh) Aneh, kan? Klo jaman skrg mah, anak TK juga dah bnyk yg bisa shaum penuh. Alhamdulillah...setelah dewasa *uhuk..uhuk..* saya jd ngerti apa itu arti Ramdhan. Katanya Ramdhan itu bulan penyucian diri or bulan latihan bwt menghadapi sebelas bulan ke depan. Ternyata? Net not... itu pandangan yg ga mendalam (at least menurut saya). Sebenernya, klo kita tau gmn cara Rasulullah menghadapi Ramadhan wuih...bakal malu kite. Beliau tuh dah nyiapain diri sejak dari bulan Sya'ban. Dah memperbanyak ibadah juga. Jadi Ramadhan itu bukan lagi bulannya latihan, tapi waktunya kita bertarung. Dan hasil dari pertarungan itu, klo kita menang, bakal keliatan di sebelas bulan berikutnya. Setelah Ramadhan, klo kita masih aja begitu2 juga, ga ada peningkatan diri, boleh jadi Ramadhannya ga bermakna. Jadi..it's a mistake klo bnyk org yg berubah cuma pas Ramadhan. Ini teh nyembah 4JJI or Ramadhan? Klo emang kita niat berubah, ya... ga usah nunggu Ramadhan. Setiap org punya momentum yg berbeda, bisa pas Ramadhan, pas ulang taun, pas taun baru or di sepertiga malam, or abis tilawah Qur'an. Every person has his or her own momentum to change. Nah...org2 tuh bnyk nyang gunain Ramadhan bwt berubah, but...after Ramadhan? Whuuuus terbang menghilang entah kemana kebaikan2 yg telah tertanam itu. Sebenernya ini sih tausyiah bwy saya pribadi. Abis setelah empat kali Ramdhan terlewati di masa2 dewasa, tetep aja seorang ®oel ga bnyk berubah. Masih agak2 males *agak?* Masih juga moody. Masih juga jarang nepatin target. Pokoknya masih bnyk masih2 yg lain. Dan Ramadhan kali ini, saya....berjanji....untuk bener2 gunakan kesempatan yg 4JJI kasih sebaik2nya. Siapa tau taun depan ga bakal ketemu RAmadhan lagi, iya kan? Apalagi stlh denger proses hijrahnya Ali Musthafa dan semangat dia dlm mencari ilmu Islam... bener2 deh...saya hrs segera back to 4JJI.
PS: Ntar saya posting hasil wawancara dgn Ali Musthafa. BTW, siapa Ali Musthafa itu? Ga lain dan ga bukan Ali mantan petinju eh...heuheuheu bukan deng, Ali mantan personil COBOY. Buat kamu generasi 90-an pasti tau, ya grup COBOY? Just wait and see..

Tuesday, October 12, 2004

campur-campur (semua deh ada disini)

®oel ngerasa pusing mikirin proposal skripsi yg ga kelar2. Lagian salah siapa yak kaga mau nyempetin waktu bwt nyari2 bahan baru (berhubung mau ganti topik). Ya 4JJI...berilah hamba kemudahan dalam mengerjakan skripsi ini. ®oel ga pengen berlama2 lagi di bangku kuliah. Bukan berarti ga lope ma UPI, tapi kasian Mom and Dad yg musti biayain ®oel en Faisal. Apalagi si Faisal ngambil nge-kul-nya di depok sono. (dia suka ketemu IZZIS ga, ya?) However, ®oel bangga ma dia bisa masup UI. Padahal dulu2 ®oel gitu loh yang niatan banged pgn pake jaket kuning :D Pernah salah seorang yg dah lulus ditanya abis ini mo ngapain. Apkah bakal ttp i Bandung or blik ke Bogor, kota asalnya. Dia jawab, "Ya..tergantung. Kalo ada yang nahan disini(baca:Bandung) mungkin tetep tinggal. Tapi kalo ga ada yg nahan mah, ortu dah minta untuk pulang." Nah loh! Emang kira2 apa (lebih tepatnya siapa :P) yang nahan? Usut punya usut...hasil tebakan ®oel bener. Apa coba? Yup..apalagi kalo bukan sang suami. Masalahnya, dia belum nikah. So kemungkinan besar dia balik ke Bogor (en emang sekarang dia ada di sono. Teh...®oel do'ain moga2 teteh dpt laki2 yg soleh. Aamiin..(malaikat juga do'ain ®oel loh!) Terus..what's the point? Ya...gitu dech. Masih ada hubungannya ma nikah2an (®oel mah pgn nikah beneran..Ups!) Pernah ®oel dibilangin spy cepet lulus terus bisa balik ke kampung. Tapi ®oel bilang klo pengen di Bandung dulu, terus nikah disana (ups..) Da ya know what my Mom said? She said, "Emang dah punya pacar?" Ho..ho..ho...si mommy masih nganut cara kuno ternyata. ®oel sih yakin aja ma 4JJI, banyak kok temen kuliah ®oel yg nikah tanpa pacaran. Malah katanya lebih afdhol. Lebih banyak surprises krn bener2 menghadapi someone new. (Pokoknya gitu dah) However, I'm not talking that I want to marry soon (walaupun klo da yang khitbah, ®oel sih mau aja :D) cuma ®oel lagi mikir, skrg dah makin deket ke seperempat abad taun, tapi kok masih gini2 aja. Ga ada revolusi yg membedakan antara ®oel anak ingusan jaman SMU ma ®oel anak dah ga ingusan jaman kuliahan heuheuheu...moga2 my life is getting better..do'ain ya?
Jadi peyempuan emang enak. Kalo ada apa2 bisa minta dijagain *ini bentuk kelebihan apa kelemahan, ya?* Kalo yg dah punya suami bisa ama suaminya, klo yg blm punya bisa minta bantuan ke kaka cowoknya (®oel termmasuk yg ini :P) Tapi kalo yg rantau terus blm punya suami? Bisa2 dijahilin ma penjahat kaya mahasiswa STIKES UNJANI yg malem jum'at kemaren diculik terus dirampok dan akhirnya dibunuh, alhamdulillah salah seorang dari mrk bisa selamat, walaupun dah diceburin ke sungai Citarum. Semoga, mereka berdua mendapatkan pahala sbg syahidah krn mereka abis nyari ilmu. Insya 4JJI, fii sabiilillah. Begitulah potrait penjahat skrg *dari dulu juga seh* Ga pandang kuat or lemah, hayo aja dijahatin. Moga2 4JJI ngasih kemudahan bwt ®oel klo pulang ke Rangkas. ®oel kan pulangnya suka malem, jadi agak2 frightened gitu deh.

Wednesday, October 06, 2004

bentar lagi tamu datang

waktu terus berlalu...sedangkan ®oel masih disini, menyesali diri
Ups...kan qt ga boleh menyesal, ya? Niwei..®oel ngerasa klo lately ®oel kurang ada pendekatan, jadi aja ®oel serasa jauh dari bantuanNya. Gimana pun juga klo pendekatan qt ke 4JJi bagus, InsyaAllah Dia pasti ngasih qt kemudahan. Iya ga? Kan klo qt mendekat sebanyak satu langkah, maka Dia akan mendekat ke qt sepuluh langkah. Qt sedepa, Dia sehasta. Qt berjalan, Dia berlari m,emburu qt. Makanya ®oel..ayo buru..jangan cuma memburu skripsi...or PPL...or money..tapi don't forget ur spirit needs!
Apalagi qt dah tinggal nunggu beberapa hari bwt menyambut datangnya tamu agung. Sedangkan ®oel ngerasa blm nyiapin banyak neh. Semoga 4JJi ngasih kesempatan bwt ®oel untuk jadiin Ramadhan kali ini bener2 Ramadhan terindah bwt ®oel. There are some promises that I will do in this Ramadhan, mmhh...apa ya? Ntar ®oel list dulu daftarnya.
NB: Dya know? Pak Hidayat jadi Ketua MPR dgn hanya selisih suara 2. Tipis banged ga seh bedanya? Semoga bapak bisa amanah, ya? I'll be behind ya! *sambil dorong punggung bapak*

Friday, October 01, 2004

dah ada wakil baru ney

seneng dunks klo skrg qt dah punya wakil2 di DPR yg baru? moga2 mrk bisa amanah ya selama 5 taun ke depan. jgn ngambilin duit rakyat, jgn jg pake fasilitas negara bwt pribadi. moga2 mrk bisa spt Umar Bin Abdul Aziz yg bahkan mematikan lampu kantornya krn hal yg akan dibicarakan oleh anaknya adalah hal yg bersifat pribadi.
dipikir2 ternyata ini minggu ketiga ®oel berinteraksi dgn anak2 *deu..yg dah tua* seneng juga ya, gabung ma anak2 SMA. Serasa balik lagi ke jaman dulu, waktu ®oel masih rada2 crazy :D heuheuheu *puguh ayeuna oge masih* Sekarang ®oel lagi nyari2 bahan bwt ngajar senen. Kalo qt dulu...masih jaman2nya nenteng tas punggung, terus ngerasa paling sengsara krn banyak tugas...ternyata, jadi guru itu lebih berat lagi loh! ®oel aja yg baru PPL ngerasa berat banget tiap hari ngajar [cuma senen ampe kamis seh] belum lagi hrs finding various ways so that the students won't be bored. Nah...kmrn tuh sempet kejadian. Ceritanya, ®oel ngajar di jam pertama dan belum ada game yg bisa bikin mereka tetep in line with my lecture. Jadinya pelajaran hari itu ga efektif banged, niwei...pas kelas berikutnya ®oel ke-ide-an bwt masukin film2 favorit mereka ke pembelajaran hari itu. And it worked! How happy I am. Ga kerasa jam dah berakhir en bel panjang terdengar. So...bwt ke depan2nya ®oel musti punya bnyk stok cara ngajar yg interesting and full of fun.