Monday, March 28, 2005

Sleeping Beauty

Senin lalu, ®oel ke jurusan en liat2 skripsi org lain. Sesuai petunjuk, ®oel nyoba baca2 literatur dr skripsi spy bisa tau tje look of a paper.
Ada satu skripsi yg bikin ®oel terbelalak. Pasalnya, ada nama ®oel disitu. *So what gitu lho, ®oel?* Ya...seneng aja, walaupun ®oel ga ngeh apakah bener ®oel pernah jadi responden dia. Seingat ®oel tulisan yg ada disana sbg lampiran adalah tugas bwt salah satu matkul wkt semester 3 (apa 4 ya?) Btw, ®oel lebih tertarik menyimak tulisan itu daripada skripsinya kekekek :D Judulnya, SLEEPING BEAUTY. Here it is....
Sleeping Beauty
Most of us would say that we need at least 8 hours for sleeping to make our body safe and sound. We know it from the information in the magazines, newspapers, radio, and televisions based on doctor’s suggestion. People are so pursued to trust this opinion that they spend one third of their days for sleeping. Actually, we don’t need to sleep so long.
In a real life, there are people who sleep less than 8 hours, but they don’t loose their productivity, for instance, Muslim religious leaders. I’ve read that they used their night mostly to learn Koran by heart, hadeeth, or other religious lessons, to perform prayer, and to work. Besides that, they do devote their life for the society.
What I’m trying to say is that the opinion of 8 hours sleeping is not absolutely true. We don’t have to obey what doctors said as long as we comfortable with 5 or 6 hours a day, because being healthy is not based on how long, but how well we sleep.
PS: Well, maybe it's not relevant now since many people have realize that we do not need a long sleep.

Saturday, March 26, 2005

mengapa sikap PKS spt itu?

Baca artikel ttg pertanyaan tsb, yg roel bikin lebih SOPAN, bikin telinga roel jd merah. Koq sih bisa ngeluarin kata2 itu? *ya...namanya jg manusia..di dunia ini skrg dah ga ada yg ga mungkin* Terus terang, roel sbg salah satu kader (alhamdulillah) PKS jg mempertanyakan sikap anggdota DPR yg terhormat dari partai dakwah ini. However, krn roel tsiqoh [tsiqoh-logi...lelucon ttg bgmn membuat para kader da simpatisan mengikuti sikap PKS--dpt diliat di majalah SAKSI] InsyaAllah keputusan tsb bukan sembarang keputusan, apalagi pasti keputusan itu dah lewatin fase musyawarah. InsyaAllah berkah, walaupun mkn salah. Tapi...masa qta (baca:PKS) mau2nya ngebohongin umat cuma bwt kepentingan dunia? Dijamin, klo ada org kayak gitu di PKS pasti ketauan en bakal di-iqob or the worst, dikeluarkan. Iya ga Pak Tifatul? :) So...pak penulis...liat nih penjelasan dr PKS, satu en dua
Kemaren, pas ada Jalasah Ruhiyah bwt akhwat se-Bandung, pemateri--Ust. Hilman Rosyad, Lc, anggota DPR pusat--mo berbagi ttg this BBM stuff, tapi berhubung waktu ashar dah memanggil, ga jadi deh. Ya...penonton kecewa.
Anyone who knows what is the reason behind PKS' decision?

hari gini mandeg nulis??!!!

Pengen banged deh ®oel ikutan pelatihan menulis yg diadain sama IMB. tapi...tempatnya nun jauh disana...Jakarta, the capital city of Indonesia... *Ya Allah ®oel...kayak ke Arab aja! Jakarta kan deket lagi...Pergi sana..daftar en ikutan..!* Weis...ngusir neh? InsyaAllah, klo emang Allah mengizinkan en ada rezeki ®oel pasti ikut...

Pelatihan Menulis Indonesian Muslim Blogger

Wednesday, March 23, 2005

caiyo...

wah...roel dah coba posting background dari skripsi roel, please give comment ya! click here! semoga dgn semakin banyak org yg baca en kasih saran it can enrich my thoughts and, of course...my paper moga2 pa wachyu en bu rojab dimudahkan Allah dlm membimbing roel...amiin

k4mi$am@

Ada yg tau the meaning of KAMISAMA? roel pernah tau ada film-nya, klo ga salah ttg kumpulan anak muda yg punya keinginan atau apalah gitu...dah lupa lagi sih. tapi klo KAMISAMA yg satu ini bukannya film, but it's a song sang by edcoustic. Mereka adalah group nasyid baru from Bandung. Fresh from the oven lho!! *heuheuheu emang kueh?* here's the lyrics:

KAMISAMA

Tai you ga nishi no, tai you ga nishi no,

Suiheiseng ni sizunda toki 2X
Watashi wa jibun no sitekita koto
Hitotsu-hitotsu o omoi dasitemita

Reff:

Kamisama, yoruga otozureta toki
Kamisa, tai you ga sizimu to doujini
Jibun ga nandomo kurikaesitekita
Ayamichi o kuyande
Naitemo douka oyorushi kudasai

Akhir2 ni roel suka banget menggumam pake lagu ini. Knapa menggumam? soale roel ga bisa nyanyi. Percaya deh! Tanya aja ma temen kost-an or my lil' bro :( Pokoknya klo ada yg denger roel nyanyi dikit aja, pasti diprotes. "Udah deh, mending juga diem..." Tapi, it's not a big problem, lagian roel juga ga ada mimpi mo jd penyanyi koq. Selain KAMISAMA, roel juga seneng ma FIND THE WAY. nih liriknya:

FIND THE WAY

You give me hope, to realize

The reason why and what am I living for
After so long follow my feet
Looking for life that You have given me
As I remember those days the darkness time
When I was not caring You were there
Now I care to take this way so clear
And I feel so proud to be a Moslem guy

Reff:

And now how so great that I feel
Living up to the light, with you inside my heart
And I could never be the same
Without you involve in
On me to try to find the way
Now I believe in any way
That You will always here inside my mind
And I believe you’ll always hear
An every beat, the trembling of my heart
Everytime I pray I cry for You
and I feel he peaceful of my soul
To obey in every word You say
When the time has come, let me die in Your way

Wednesday, March 16, 2005

blog..blog..blog...

Blog…blog…blog….
Lately, kata itu terus terngiang2 di benak ®oel. You know why? Because I’m doing my paper on it!!! Ya….the blogging effect is enormous on me so that I decided to do a research of it.
You can check my progress in doing the paper *though it has a slow motion in the improvement :( * by clicking my blog at www.aboutmypaper.blogspot.com
Ya…ternyata kesukaan terhadap blog membuat roel jadi punya bahan kajian untuk skripsi. Awalnya agak2 confused juga sih. It’s a broad issue. So, I’ve to narrow my focus. Akhirnya, jadilah judul yg terbaru. Percaya ngga? *ngga tuch :) heuheuheu* roel udah ganti judul kira2 lima kali-an, if I’m not mistaken. Bener2 terbukti deh bahwa menulis bukan pekerjaan sekali jadi. Roel pernah baca bahwa writing is rewriting. Maksudnya adalah menulis itu sebenrnya menuliskan kembali hal-hal yang qta tulis. Makanya, ngga usah minder deh klo misalnya kamu nulis sesuatu terus ngerasa klo tulisan itu adalah tulisan yg ngga bermakna or jelek karena memang tulisan itu ngga sekali jadi! Lagipula, you’re not alone….^_^ Roel juga bener2 ngerasa aneh klo ngeliat hasil tulisan roel.
Kenapa menulis dikatakan bukan pekerjaan sekali jadi? Karena ada bbrp tahap untuk menghasilkan tulisan yg bagus. Tanya deh sama penulis tenar. However, memang sih ada org2 tertentu yg punya briliant gift to make a finest writing in one touch. Kayak siapa coba? Klo boleh roel sebut, mereka adalah Taufik Ismail, Helvy Tiana Rosa, Faiz anaknya mbak Helvy, or other writers you know. Qta nyadar diri aja kali ya? Namanya hasil yg bagus itu pasti merupakan usaha kerja keras en butuh waktu.
Mmhhh….InsyaAllah ®oel ngga akan patah semangat deh walaupun suka ngerasa “koq skripsi roel ngga maju2 ya?” pas dipikir2 ternyata itu krn roel ngga nyediain banyak waktu untuk menulis. Masih ada keinginan langsung jadi. Padahal kan…????
Ada tausyiah yg ngena di hati dari seseorang yg roel anggap lebih dari sekedar guru tahsin. "Selesain studi itu ibadah...banyak ke perpus dan pinjem skripsi org lain buat rujukan." Thanks ya pa Ustadz!
Ya…memang benar. Hal itu sempet luput dari pikiran roel. InsyaAllah apa yg roel lakukan skrg adalah ibadah, so...pasti dunk Allah akan menurunkan pertolonganNya, iya ngga???

*** Becoming A Star ***

Extensive Reading Assignment #2
#8 semester, 2004
Becoming A Star
Nowadays, televisions are performing programs about how to be a star. Pioneered by SCTV, which gave Pop Star, followed by Indosiar, which offers [offering] Akademi Fantasi Indosiar and the last but not least, RCTI which present [presenting] Indonesian Idol an adaptation program from United States. No wonders there are many teenagers and adults who dream to be celebrities. Being popular, get many luxurious things and liked by people are a few of their expectations when they turn out to be celebrities.
To show that hard work is needed if they want something is clearly showed in the program. It makes the programs have a value. However, the drawbacks are also not a little. The programs construct the mind of young generations that become a celebrity is the only way if they want to be a star. They are just given an idea about how to be popular, famous and can get stuff they want. They just think about themselves, they rarely bear in mind how to be valuable for others or to have a significant role in society.
Actually, there are many occupations to be a star that young people can take, occupations that have activities are worthwhile for many people. For example, we can help homeless children who live in the street a free education by teaching them. We can collect charity for people who get natural disaster and we may become a volunteer for humanity mission. What have [has] been mentioned are only a few of activities that people can experience the beneficial. What comes up in my mind is that is it true being [to be] a star is always [only] being [to be] a celebrity?
Note: kata2 yg diwarnai merah di atas adalah kata2 yg sesuai dgn naskah asli dan mengalami revisi (kata2 yg di dalam kurung) saat diketik untuk posting dr blog ini.
Nah, kan? Ternyata setelah mengendap setahun essay tersebut masih harus direvisi.

Monday, March 14, 2005

mencoba bertahan....:::

Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang
Dihempas sang ombak
Pernah denger lagu-nya ADA Band? Kemaren pas lagi shalat dzuhur, ada sayup2 suara nyanyian lirik di atas. You know what?? yg nyanyinya anak kecil!! wuih...ngga heran aja sepupu yg masih SD dah hafal lagu2 band Indonesia terkenal macem Peterpan en so on.
Niwei....roel ngga bakal bahas ttg band2 itu. Cuma jadi sedih aja, shalatnya roel jd ga khusyuk gara2 denger lagu itu :( Well, the bottom line is that I like the lyric. Karang di laut itu kan kecil, yak? Tapi bisa tetep kuat walaupun dihempas oleh ombak setiap harinya.
Ya....begitulah sunnatullah. Alam diciptakan sedemikian rupa oleh Sang Maha Pencipta dgn segala keunikannya. Sungguh beruntung orang2 yg mau mengambil ibrah dari itu. Maka....Roel putuskan untuk tetap bertahan......bertahan dgn smua aktivitas yg menjadi jantung bagi perjalanan kehidupan roel....bertahan walaupun roel blm bisa membagi waktu antara aktivitas itu dgn kebutuhan roel pribadi (mis:ngerjain skripsi heuheuehu)
tetap...bertahan...bagaikan...karang...
semoga, aamiin
PS:ada sms dr temen sbg penyemangat
knp Nu ga smngt?mmg br x ini ngdpn akripsi,ms dah ttk drh pnghbsn Nu nyerh,smngt donk Nu!Apa jdnya nanti klo seorg Nu*** tb2 pth smngt.Biar smngt pa Nu mau Na mintain ..bla..bla... (off the record yg ini mah)
thanks, ya Na! Hopefully, I can graduate in time.

Saturday, March 12, 2005

getting stuck...again..and again...

You know what?? I get stuck again….I dunno why. I think it’s because I dunno what is I’m gonna do. Well…it is true that I am working on my paper. Then, I’ll take writing as my research focus. Then, I’ll also take weblog as my….. my apa yak? Pokoknya…yg diteliti deh. Waduh….gimana mau selesai cepet klo roel sendiri masih kebingungan. And I am confused about my confusion… ^_^ *confused koq masih bisa senyam-senyum!*

I called Bu Della this morning. I want to ask her to give me a favor. I’d like her to help me construct my understanding about my paper. Well…I know that I have Bu Rojab and Pak Wahyu as my supervisor, but I think it’s relevant for me if I ask Bu Della since I’m gonna take up her students in Writing class as my respondents. You know, Bu Della laughed at me when I couldn’t answer her question on my paper. She asked me the aim of learning journal—I think of changing the topic instead of collaborative writing—and I got embarrassed because I dunno what my aim is!!!! Mmmhhh….mau jadi apa my paper ntarnya, yak?

I wanna know how my friends are. Do they run their paper smoothly? Do they get confused as I do? Some of them have done the Ujian Sidang at the beginning of the month. I do pray for their success in the future when they are living in the real community. Oh…I really want to be a valuable person since it is the way to be the best Muslim.

Keep your fingers cross for me, okey?

Thursday, March 03, 2005

bagaimana komentar Anda???

Terik panas siang itu tidak menyurutkan langkahku untuk pergi ke LA. *What??? Roel is going abroad???* Heuheuheu :D ngga koq, roel cuma ke Lembah Anai, dan ini bukan tempat shooting sinetron laga lho. Ceritanya siang itu, roel mau beli makan. Kan panas banget tuh yak? Terus, roel ampe sipit2 gitu deh matanya. Niwei....pas dateng ke warungnya, walaupun dgn mata yg agak2 beradaptasi sama situasi yg lebih gelap, roel masih tetep bisa liat tayangan tipi.
"Bagaimana komentar artis tentang bla..bla..si anu..si itu.."
Euleuh....siang2 teh ngomentarin orang, ngga ada kerjaan kali, yak? Mending kaya roel, beli makan. Kan kenyang tuh :) Tapi, pas diliat lagi...cukup menyita perhatian roel yg lagi milih2 makanan. Jadinya, roel melirik juga deh ke tipi yang terpasang di dinding atas.
"Ya..kalo mau beristirahat dari ketqwaan silakan...mau ngga taat sama Tuhan yo monggo...." kira2 gitu deh salah seorang artis--yang skrg telah berkomitmen menggunakan jilbab--mengomentari keputusan artis tertentu.
"Ya...kita sih kasian aja sama dia..tapi itu memang urusan dia sama Allah." Yang ini kira2 komentar dari artis lainnya--sama2 menggunakan jilbab.
So what gitoo loch...! Mungkin itu yg terpikirkan, tapi roel punya beberapa lintasan yg sempat datang saat melihat kenyataan ini, kenyataan bahwa gosip or ghibah or apapun namanya memang ngga pernah (semoga belum) bisa hilang. Pertama, kenapa pula si artis ditanyain masalah itu? Katanya boleh klo qta membicarakan seseorang tetapi hrs dgn tujuan mencari solusi. Lalu, apakah itu bisa jadi solusi bwt artis yg lagi diomongin? Roel kira ngga. Si artis yg ditanya--roel kira mrk benar2 telah berubah--pasti ingin beramal kebajikan sebanyak mungkin, tapi dgn diwawancarai spt itu malah membuat mereka melakukan kegiatan yg seharusnya tidak dilakukan (ngomongin orang). Kedua, roel tetep seneng sama kesadaran artis2 itu ttg kewajiban menjaga aib sodaranya. Mereka ngga ngomong sembarangan yg bisa nyakitin seseorang, tp dgn cukup bijak mendo'akan semoga dia bisa kembali baik. *Ini juga kebingungan roel sih, soalnya pernah baca klo qta ngedo'ain org spy kembali ke jalan Allah bisa jadi itu juga ghibah..gimana dunks ne pa ustadz?? eh ada yg jd ustadz ngga ya?* Ketiga, roel pernah juga punya pengalaman diwawancara kek gitu *deu..serasa artis aja heuheuheu* sebenernya yg nanya tuh cuma adik tingkat. Selesai mentoring, dia nanya..."teh, boleh nanya tp ngga ada hubungannya sama materi ini?" Roel jawab, "boleh" Kalo dijawab ngga boleh kan ngga lucu ^_^ Terus dia nanya, persis kek pertanyaan wartawan gosip, "menurut teteh gimana ttg si fulanah?" Wah...awalnya roel ngga tau harus cakap apa. Tapi...jawaban roel juga hampir mirip kek jawaban artis2 di atas. Paling roel cuma nambahin bahwa sebaiknya qta ngga membuat itu jadi bahan ngomongin org, cukuplah itu membuat qta menghisab diri. Apakah qta sudah benar2 berusaha menjaga hidayah Allah ini? Apakah qta juga lebih baik dari dia?
Niwei...skrg tuh susah juga ya jadi kuin (kurang informasi) ttg hal yg remeh temeh gini. Si artis ini nikah sama siapa....si Artis itu berantem sama siapa...cerai dari siapa....rebutan harta gono-gini... Urgh....capek tau!!!!! Tapi, roel juga jawab ke adik itu klo pun qta nonton (soalnya di kostan ada tipi) jadikan itu sbg bahan u/ tausyiah. Informasi2 tsb benar2 menyadarkan qta nahwa gini lho kondisi masyarakat qta...masih spt ini lho umat yg membutuhkan uluran dakwah qta....
Semoga tulisan ini pun tidak menjadi amal buruk roel, hanya ingin berbagi cerita. Semoga bisa menjadi perenungan...

Sunday, February 27, 2005

.::begadang::.

"Begadang jangan begadang...kalau tiada artinya..." Wah...bukannya saya jadi penggemar Rhoma Irama lho! Beberapa malam terakhir saya emang tidur malam terus. Kan lagi didatangin tamu bulanan, so I decided to spend da night on working my paper. Niwei...paper-nya sih ga beres, tapi lumayanlah dapet tulisan en ngedit articles from the internet.
Diawali hari Selasa, saya baca2 en nge-stabilo-in tumpukan artikel. Baru bisa tidur pukul 2 pagi. terus besoknya tidur jam 10. Besoknya lagi tidur jam 11an. Besoknya lagi tidur jam 12an. Malam tadi I went to bed at 2.30 in the morning. Kenapa sih saya maksa gitu tidur malem? Ya karena itu...saya dapet libur untuk ga bangun malam dulu, ga harus QL dulu. *tapi kan bisa tetep banyak doa, Roel!!* Alhamdulillah, saya masih bisa bangun kurang dari jam delapan *ups...jam tujuh koq* Sebenernya mungkin ini ga seberapa dibanding sama teman2 yg udah beres skripsinya. Salah satu dari mereka cerita bahwa dia sempet sakit. Katanya sih kemungkinan gara2 dia ngerjain skripsinya itu *duh..skripsi..skripsi..engkau membuat bnyk org menderita :D*
Tadi pagi, bangun jam 6 kurang langsung disambut komentar sama temen yg kamarnya aku pake ngetik. Dia bilang, "Teh, ngga bagus tau klo perempuan banyak begadang!"Iya juga sih...ntar jangan2 mata jadi sayu...kulit jadi kusam...en badan jadi bau...*lho apa hubungannya?* ^_^ Saya ngeles sambil bilang, "Cuma skrg2 doang koq, mumpung lagi"
Ternyata bener juga klo begadang tuh ngefek ke siangnya *iyalah..* skrg mata saya jadi agak2 sepet...butuh korek api bwt ngeganjel heuheuheu....tapi moga2 saya ngga sakit...

Friday, February 25, 2005

Aksi Spektakuler yang Kurang Publikasi (kemana aja wahai kuli tinta???) *ini jerit hatiku

Hadirlah di Nanggroe Aceh Darussalam. Datang dan berjalanlah ke posko-posko bantuan pasca tsunami. Kunjungilah camp-camp pengungsian yang tersebar di berbagai tempat. Lemparlah pandangan mata ke banyak ruas-ruas jalan kota-kota Aceh, dan bebagai lokasi bencana. Kita pasti akan mendapatkan suasana yang hampir mirip ada di berbagai tempat itu. Mata kita, pasti akan dengan mudah menangkap sejumlah orang yang nyaris tak pernah berhenti melakukan aksi-aksi sosial. Mereka, anak-anak muda yang sejak hari pertama pasca tsunami sudah hadir dan berkeliaran di lokasi-lokasi bencana. Awalnya jumlah mereka hanya puluhan orang, tapi kini jumlahnya sudah mencapai angka ribuan orang. Mereka mayoritas bukan orang-orang setempat, melainkan datang dari berbagai penjuru nusantara. Dari kostum dan atributnya, kita pasti segera mengetahui bahwa mereka adalah kader-kader PK Sejahtera. Truk dan tronton yang membawa bantuan begitu sering berlalu lalang di wilayah Aceh Besar, lokasi pusat posko inti bantuan untuk Aceh.
Kesan di atas adalah pendapat para warga dan wartawan media massa manapun yang sempat hadir di pekan pertama dan kedua paska bencana. Seorang wartawan radio terkenal di nusantara menyerahkan bantuan sosial yang disalurkan pendengarnya nmelalui sayap-sayap posko PK Sejahtera yang tersebar di berbagai titik. Ia beralasan, “Saya sendiri yang melihat sejak hari pertama paska bencana, PK Sejahtera saja yang sudah memulai gerakan pertolongan dan penyelematan.”
Di mata masyarakat Aceh, PK Sejahtera juga mempunyai nilai istimewa. Seorang pengendara ojek motor yang kami tumpangi saat melihat sejumlah kader PK Sejahtera spontan saja mengatakan, “Kami di sini sudah percaya betul dengan mereka…” Ia mengatakan hal itu sambil mengarahkan pandangannya kepada kade PK Sejahtera dan poskonya yang selalu ramai dengan aktivitas bantuan kepada para korban. Ada sejumlah pengalaman lain yang hampir mirip dengan pengalaman kami itu.
Sayangnya, aksi-aksi seperti itu kurang publikasi. Para kader dan relawan Aceh memang begitu sibuk menggelar aksi dan melayani para pengungsi. Dalam beberapa malam, mereka bahkan kerja hingga pukul 12 malam untuk sekedar bongkar muat logistik yang datang beeertrruk-truk sepanjang hari. Keegiatan itu bahkan harus dilakukan ulang, saat mereka akan melakukan ekspansi pengiriman bantuan ke lokasi bencana yang lain. Mereka harus mengembalikan lagi barang-barang bantuan logistik itu ke truk-truk yang sudah siap berangkat. Belum lagi langkah koordinasi dan persiapan mereka yang terus menerus dilakukan setiap malam, untuk melakukan aksi-aksi keesokan harinya. Rapat-rapat yang sangat melelahkan karena sering harus melewati ambang permulaan hari, alias melewati jam 12 malam.
Sekali lagi, sayang. Tak ada konferensi pers yang diselenggarakan oleh para relawan itu. Tak ada juga media center yang melayani informasi kegiatan relawan PK Sejahteraa di Aceh dan berbagai tittik di Sumut. Kalaupun ada wartawan yang hadir, itu pun kebanyakan wartawan media ‘sendiri’, yang isinya tidak lain kader-kader PK Sejahtera sendiri. Padahal, sekedar membuat press release beisi aktivitas satu hari Posko PK Sejahtera, lalu mengundang para insan pers ke lokasi posko, tidak seberapa sulit. Sebabnya, paraa wartawan media itu umumnya ‘mangkal’ di pendopo Gubernuran menanti berita.
Mungkin, kesibukan begitu menyita pemikiran para relawan itu. Mungkin, keadaan yang begitu menuntut peeercepatan begitu menguras perhatian mereka. Mungkin, tidak sedikit di antara mereka yang masih merasa ‘tabu’ mempublikasikan aksi-aksi sosialnya dengan alasan menjaga keikhlasan. Mungkin, mereka memang beelum menaruh perhatian serius menggalang opini umum guna menarik pembeeritaan di media massa. Ada pula asumsi yang mengatakan bahwa media massa umumnya memang dikendalikan oleh kepentingan yang menyebabkannya sangat membatasi porsi pemberitaan aksi-aksi PK Sejahtera.
Bagaimanapun, ada salah satu ungkapan yang pernah dikatakan mantan PM Turki Necmettin Erbakan dan kini sudah akraab di pikiran para jurnalis media Islam: “Media massa adalah pilar keempat seteelah trias politica yang sangat menentukan perjalanan sebuah bangsa.”
Majalah Da’watuna, edisi 6/th. 01/Januari-Februari 2005
Yup….ternyata aksi seperti ini memang jarang sekali lewat di layar kaca. Pernah saat 1-2 hari setelah bencana, diberitakan bahwa DPP PK Sejahtera di Jakarta sudah kebanjiran bantuan dan akan segera disalurkan. Saya sempat melontarkan ucapan, “Mmh…mana partai yang lain, ya?!” Tiba-tiba Ibu saya yang sedang menonton juga bilang, “Husy…ulah kitu, riya eta mah.” (jangan begitu, itu riya) Gedubrak….dezigh…astaghfirullah’aladzhim…semoga bukan. Tapi saya saja, yang cuma merasa bagian dari mereka yg sigap membantu, sempat ada rasa bangga melihat kesigapan mereka, apalagi kalo mereka harus bilang2 mengenai bantuan itu. Wah..wah…bisa2 setan datang ngeganggu deh. Begitu berat menjaga hati tetap ikhlas. Walau begitu, berita memang diperlukan agar masyarakat tahu yang terjadi di lapangan. Mungkin semua itu kembali lagi pada kepandaian hati dalam menjaga keikhlasan, semoga Allah mendekatkan pertolongan-Nya, aamiin.
Fur kader2 dakwah di mana pun Antum berada, keep fighting against the evil. May Allah bless you all.

# Kala Pagi Menjelang #

Kala pagi menjelang
Sambutlah dengan senyuman keimanan
Kebahagiaan pastilah datang
InsyaAllah, untuk muslim yang mengejar harapan

Kala pagi menjelang

Lupakan kain tebal yang menghangatkan

Karena ia hanya akan membawamu kembali

ke alam mimpi nan semu

Kala pagi menjelang Allah mencurahkan keberkahanNya

Bukankah kita ingin adanya kebaikan untuk setiap amal yang kita rencanakan?

Maka, pagi hari ini....bersegeralah menghampiri semesta

after reading the latest of Tarbawi, a magz that inspires me a lot... February, 22 @ Sukaluyu

Thursday, February 24, 2005

turut berduka T_T

Bismillah...assalamu'alaikum fur all of you
Suatu malam, klo ga salah malem Selasa, Ayahnya my roomates nelepon, beliau nanyain kabarnya apakah dia baik2 saja. Apa pasal? Ayahnya denger berita klo di BAndung ada longsor. What? Nah lho..qta aja yg tinggal di Bandung blm denger berita itu. Jadi malu neh... Ternyata emang iya. Kla juga bilang gitu, katanya sih di Cimahi gitu deh. Ya Allah...sekali lagi Engkau tunjukkan ke-Mahakuasa-an Mu...
Terus, kemaren ni saya liat2 berita en kebanyakan tipi nayangin ttg kondisi Bandung yg masyarakatnya binun mo buang sampah dimana *woi pemerintah...pikirin juga tuh!* Eh...taunya longsor yg hari Senin itu adalah longsornya TPA Leuwigajah. MasyaAllah....pasti kan itu bau banget...koq di sekeliling TPA itu banyak rumah2 penduduk sih? Ya...namanya juga rakyat kecil kali, ya? Niwei....saya cuma bisa sedih. Tentunya juga berdo'a semoga sodara2 kita yg terkena musibah itu dan harus menghadap-Nya diterima seluruh amal ibadahnya. Bwt keluarga yg masih hidup, semoga Allah memberi ketabahan yg besar dan stok kesabaran yg banyak.

Knapa pula ya bisa longsor ntu TPA? terus katanya, sampah di Bandung yg mencapai 750 meter kubik tiap harinya jadi ngga keurus. Mmh..di rumah aja klo dah sore suka numpuk ntu sampah, apalagi ini..se-Bandung bo! Mulai skrg hrs ada program reduksi buang sampah ney... Gimana caranya? Gini nih...

  1. Kalo mau beli makan bareng sama temen. so...plastik tempat makannya bisa berdua. ga usah seorang satu
  2. Kalo ngga banyak2 banget ngga usah deh nerima plastik dr warung. Masa cuma beli roti or keripik keju di RUMKIT satu aja musti di plastikin???
  3. Don't you ever...ever... buang sampah sembarangan.

Apalagi ya? Terserah kamu deh...

Sunday, February 20, 2005

..::Mom, I promise you this::..

Bismillah...Assalamu'alaikum to you all...may Allah gives His bless in this lovely day
Akhirnya...bisa juga onlen @ Blogger.
It was a little bit hard to get online a few days ago. I don't know why...probably the computer is the problem. You know, I hafta rent in "warnet" when I am online.
Frankly, I don't what to write. I only want to be known that I'm exist (wuih..narsis amat ^_^) Lately, I've been busy to think about my paper. I hafta finish it if I really want to graduate soon. However, I'm stuck now. Oh..how do I get my spirit? How can I find the easiest way in starting my paper? Anyway..I think I have the answers, only that I'm kind of the lazy people hahahaha :D
Waduh...back to the basic deh. Ngga kuku klo pake English, ntar kali ye klo saya ngetiknya di rumah. Btw...gimana nih cara nyari inspirasi bwt mulai nulis? *gampang!cari pulpen, kertas trus gerak2in deh pulpen itu pake tangan kamu!!* iyalah...saya juga tau, tapi..*knapa hrs ada tapi?* Sbenernya saya dah ada rencana mo ngungsi. Alhamdulillah di Bandung pnya sodara so I'll get to move there for a while. Terus amanah2 itu mo dikemanain? *ke laut aja kali..kikikik*
Innallha ma'ashshoobiriin...*iya tuh! So..jangan patah semangat yak bwt nyari terus kesempatan nulis. Ingat, kerjakan apa yg kamu bisa en miliki sekarang juga!!! No wasting time more* Iya..iya..
Padahal, wkt saya nlp my mom kmrn dulu saya dah minta semangatin ke beliau. Saya bilang, "Mah, ayo dong omongin saya.." Awalnya dijawab, "Apa yah?" Setelah dipaksa *iih..sama ortu maksa :)* akhirnya beliau mengeluarkan juga kata2 saktinya, "Mah cuma pengen teteh cpt lulus, kan Mah dah mau pensiun. Masa ngga kasian sih ke Mah?" Ayo...caiyo... (ini seh kata2 saya heuheuheu)

Wednesday, February 02, 2005

the latest of Father and Son...

Bismillah....Assalamu'alaikum smuah
Suka boyband asal Irlandia? Yup..Boyzone memang sempet terkenal sebelum akhirnya bubar (eh…bubar ga seh? Dah lama ga tau kabarnya). Saya pertama suka dulu….banget pas masih sekolah di Tsanawiyah. *MasyaAllah…sekolah boleh Tsanawiyah tapi lagunya bo!* Ya..namanya juga jaman dulu, yak?
Pertama kenal ma lagu Love Me for A Reason-nya. Jadi suka, akhirnya keterusan ampe sempet beli kasetnya *ada dimana ya skrg?* Nah..kmrn pas nonton tipi *tipi..lagi..tipi..lagi..* tau denger en liat Ronan Keating nyanyiin lagu yg ga asing…
"I know..I have to go… "
Ini saya kenal deh…gitu piker saya, tapi..dimana ya?? …ini kan dinyanyiin bareng Boyzone dulu..apalagi pas liat Yusuf Islam…aha…ternyata Ronan duet ma Yusuf. Saya dulu pernah baca sih kalo lagu Father and Son ini sebelum ma Boyzone emang lagunya Yusuf Islam (sblm masuk Islam namanya Cat Steven)
Jadi inget perbincangan sama temen pas Hadad Alwi featuring PADI. Saya mikirnya hal ini ga terlalu ngefek krn most of the times PADI emang nyanyiin lagu2 mereka yg biasa. Tapi, dia bilang walaupun gitu tetep aja ini terobosan yg bagus…setidaknya PADI percaya ma Hadad Alwi ampe mau kolaborasi segala. Iya juga yak? Moga2 Ronan juga jadi temenan sama Yusuf terus dia sering nanya2 ttg Islam jadi dia dpt info yg valid ttg Islam, ngga Cuma dr media yg mojokin Islam, syukur2 mo tau lebih jauh ttg Islam. Aamiin….
Father and Son (Feat. Yusuf Islam (Cat Stevens)) Father
It's not time to make a change
Just relax, take it easy
You're still young, that's your fault
There's so much you have to know
Find a girl, settle down
If you want you can marry
Look at me, I am old, but I'm happy
I was once like you are now and I know that it's not easy
To be calm when you've found something going on
But take your time, think a lot
Why, think of everything you've got
For you will still be here tomorrow, but your dreams may not
Son
How can I try to explain, when I do he turns away again
It's always been the same, same old story
From the moment I could talk I was ordered to listen
Now there's a way and I know that I have to go away
I know I have to go
Father
It's not time to make a change
Just sit down, take it slowly
You're still young, that's your fault
There's so much you have to go through
Find a girl, settle down if you want you can marry
Look at me, I am old, but I'm happy
Son
All the times that I cried keeping all the things I knew inside
It's hard, but it's harder to ignore it
If they were right, I'd agree but it's them you know not me
Now there's a way and I know that I have to go away
I know I have to go

Sunday, January 30, 2005

^_^ pagi yang cerah

Bismillah...Assalamu'alaikum smuah
Pagi ini cerah yak? Tapi saya ga bisa lama2 ney..mo ketemu keluarga dulu. Lama ga bersua makin menambah kerinduan..cieu..sejak kapan saya jd sentimentil gini?
Eh..bentar2...saya dah siap blm yak? Mmhh..yup, sepertinya sudah. Hadits nomor tertentu dah tinggal disetorkan...
Mo banyak2 curhat ah..

Friday, January 28, 2005

impian hari ini adalah kenyataan esok hari...

Bismillah...Assalamu'alaikum smuah
Iiihh...sebel banged deh, masa icon yg dari bravenet ilang sich? Waduh..emang kmrn nge-klik apa yak ampe bisa ilang gitoo...
*Waduh..waduh..dateng2 malah marah2..* eh emang itu lagi marah yak? Kirain lagi seneng :) Iya neh, entah knapa si icon yg satu ntu bisa ilang, ga pa2 deh besok2 ditambah lagi. Selain itu, saya lagi seneng nih. Alhamdulillah bisa ketemu temen SD di friendster. Sebenernya saya punya no HP-nya juga, tapi kapan gitoo loh saya punya pulsa sampe sempet2nya nge-sms cuma bwt say hello doang? *duh kasian jd anak kost* Sekalinya punya pulsa bnyk dipake bwt ng-sms pemberitahuan2 gitu deh.
Tadi pas buka2 FS jd inget testimonial yg ditulis temen. Katanya saya tuh bisa betah berjam2 di depan tipi ampe dia mo ngasih saya gelar MPt. Master of Pertelevisian katanya, heuheuheu... Iya juga seh, saya tuh emang doyan nonton. Mungkin kebawa sama my Mom yg jg suka nonton. Beliau dulu paling suka nonton film koboi atau film berbahasa Inggris lainnya. Ngga heran, soalnya beliau tuh guru bahasa Inggris (nurun juga neh ke saya..) Jadi semenjak kecil saya emang dah akrab sama yg namanya tipi. Dulu, sebelum punya tipi sendiri, qt suka nonton di rumah sodara. Untung cuma di samping rumah :) Bahkan sering, saya di gendong pas pulang ke rumah, soalnya my Mom itu nonton ampe malem bangettt.
Masa remaja dilewati..banyak sitcom yg saya suka. Yang paling berkesan adalah Boy Meets World. Menceritakan seorang anak Junior Highschool (sayang saya lupa namanya) dan semua his problem. Terasa sangat logis dan rasional untuk ukuran akan SMP. Ngga kaya sinetron qt (qt?...situ kali :) ceritanyam banyak yg irrasional...aneh....
Ampe sekarang deh saya masih suka nonton. Saya suka ngeri juga sama kebiasaan yg satu ni...tapi alhamdulillah ampe skrg ngga kejadian tuh klo sehari penuh full 24 jam saya nongkrongin tipi *emang qt anak MTV? :)*
Saya pernah baca di Amerika sana ada stasiun tipi Islam, namanya BridgeTV kalo ngga salah. itu dmulai dari kegelisahan seorang ibu ttg pengaruh tipi bwt anak2nya kelak. Ya...ngga bisa dihindari bahwa tipi dan tontonan yg ada skrg masih banyak dipenuhi oleh tayangan yg kurang mendidik (bahkan ngga mendidik). Tapi...saya bener2 ngerasa bahwa tipi tuh punya side effect yg sangat besar, makanya saya juga punya cita2 pengen punya stasiun tipi Islam di Indonesia. Entah saya yg mendirikan (InsyaAllah) atau mungkin orang lain yang Allah beri kelebihan rizqi. Kebiasaan nonton ini jadi punya efek laen. Saya pengen BIKIN FILM!!!! Waduh...kalo itu terwujud..I promise to myself that I will devote my life to do dakwah using this media.
Do'ain aja ya!!!

Tuesday, January 25, 2005

ya..ilang deh

ya...tulisan yg dah di-publish ngga bisa nongol, ya udah ntar2 lagi aja deh posting-nya. dah keburu ilang mood bwt nulisnya, lagian jadi ilang juga ide yg tadi :(

Friday, January 14, 2005

**ujian bukanlah akhir tapi awal dari perjuangan**

Bismillah...assalamu'alaikum smua...
Whooaaa.............senangnya ujian PPL dah selese. Urgh....rasa bete sempet hinggap (emang burung?) sehari menjelang ujian. Kebetulan yang Rabu itu ujian cuma bahasa Inggris. Kita bertiga--saya, Ine en Ela--bener2 sentimen dech pas hari Selasa. Bahkan cerita anak Kimia--yg ujian hari Selasa--sempet juga pada error. Klo ngomong ngga nyambung, mungkin saking kalutnya pikiran.
Ceritanya, pas Selasa pagi dtg ke sekolah, qta menyamakan persepsi lgi ttg apa2 yg harus dibawa besoknya. Oke, laporan individual udah (walaupun blm ditanda tangan), bikin silabus bwt ujian udah juga, laporan agenda harian en silabus saat penampilan juga udah. Terus, mumpung belum siang banget (qta janjian ma dosen tetap en dosen luar biasa jam 12-an) qta memutuskan untuk pergi ke kampus. Untungnya Ine bawa kendaraan, jadi qta ngga terlalu ribet. Alhasil, qta ke kampus. Ngurus2 bimbingan ma dosen bwt minta tanda tangan di FRS (jadi berasa fansnya artis neh), terus Ine ke gedung JICA krn ada janji ma orang, terus juga ngejilid laporan2 (sayangnya punya saya blm selese). Tau2 saat liat jam...haaa? Waduh dah hampir jam setengah dua belas neh. Qta pun cepet2 ke sekolah lagi. Ternyata dosen dari UPI dah di jalan dan dia pn memutuskan mo makan dulu berhubung beliau ngga mau klo kita bertiga ngga ada di sekolah saat beliau datang. Ya udah, kita pun pergi ke sekolah. Tapi....pas datang di sekolah jam 12-an, dah waktunya istirahat siang, bu dosen blm juga dateng. Qta nunggu dgn gelisahnya. Hhmm...mana ya ni dosen, takutnya kann dosen luar biasanya (guru pamong di sekolah) keburu ngajar lagi. Di misscall, di sms...semua udah. Qta masih nunggu aja tuh. Tengak-tengok kira-kanan di depan gerbang kayak mo nyambut bangsawan heuheuheu... Ya udah, qta tenang deh, qta duduk dulu di batu2 depan mesjid, kata Ela. Baru aja melepas beban, alhamulillah bu dosen dateng juga. Qta langsung ngumpul di lab kimia dan ngobrol2 ngalor-ngidul. Ngga penting banget gitu loh...tapi emang ini saat2 dimana qta hrs mengakrabkan diri kali ya? Maklum, ini pertemuan pertama qta bisa ngumpul semua. Setelah itu selese, qta pun pulang. YA ampuuunnn...cuma gitu doang? Aneh kalo qta inget gmn paniknya qta. Saat itu seh, saya ngga begitu panik ttg ngajar besok. Saya masih mikir2 alat peraga sayuran yang blm dibeli. Alhamdulillah...rasa gugup itu ngga begitu besar.
Nah...hari H-nya tiba. Pagi2 saya beli sayuran, tiba di sekolah jam 7.30-an, dan saya masih tenang2 aja. Pas jam sepuluh, ketemu dosen, waduh...udah deh yang namanya rasa ngga bisa dilukiskan lagi. Ampe saya mau jatuh pas ngasih map penilaian. Kata bu dosen, "Tenang...tenang...!" sambil senyum. Alhamdulillah, hari itu bisa dilalui dgn lancar. Anak2 cukup kooperatif pula. Mereka seneng2 aja pas saya bagiin TOP, sebagai ucapan terima kasih dah mo jadi responden (emangnya penelitian?) Ada lagi yang lucu, saya kan bilang ada PR bwt minggu depan. Tau2 pas mo keluar ruangan, anak yang di ujung nyamperin en nanya, "Bu...PR-nya beneran dikumpulin minggu depan?" Dan tawa pun membahana di seluruh kelas. Hahahaha.... (Saya sih tersenyum simpul doang...masa bu guru ketawa ngakak? Cukup orang2 tertentu aja deh yg liat saya kek gitu) :D
Ujian dah selese...ini bukan berarti selesai juga perjuangan saya to make my dream come true, justru titik awal menjemput takdir yang disiapkan Allah SWT. Saya hanya berharap, seperti dalam do'a2 yang saya kirimkan, semoga semua yg saya jalani mendapatkan ridhoNya.
Sebenernya ada beberapa hal yg menjadi obsesi saya. Bener dech, saya pengen banget gagasan2 dan obsesi bisa tercapai, tapi saya pasti akan capek klo itu bukanlah yg diinginkan Allah untuk saya. Sebagaimana seorang teteh pernah bilang, kalo Allah mo ngasih A tapi qt pengen B dan keukeuh peteukeuh..ngejar B maka Allah akan bwt qta capek dgn pengejaran itu. Tapi klo qta ridho dgn A dan berusaha menerima en menjalaninya, InsyaAllah, siapa tau itu adalah jalan yg Allah beri untuk bisa mencapai keinginan B, keinginan punya qta itu.
At last...welcome to the jungle of teaching-learning field!!!